Semen Pati Akan Serap 4.650 Pekerja

  • Whatsapp
Demo warga Pati tolak Pabrik Semen
Demo warga Pati tolak Pabrik Semen

SEMARANG, Jowonews.com – Pembangunan Pabrik Semen Pati diperkirakan akan dimulai pada tahun 2016 dan menyerap setidaknya 1.650 tenaga kerja pada tahap konstruksi dan sekitar 3.000 tenaga kerja langsung dan tidak langsung pada tahap pengoperasian. Tenaga kerja akan diambil dari Kabupaten Pati dan berbagai wilayah lain Provinsi Jawa Tengah.

PT Sahabat Mulia Sakti (SMS) sebagai pemrakarsa proyek bernilai Rp 7 triliun ini memperkirakan lapangan kerja yang tersedia akan meliputi berbagai jenis dan level pekerjaan.

Bacaan Lainnya

“Kami memperkirakan tenaga kerja dari Pati dan sekitarnya akan mulai menjalani pelatihan kerja dan rekrutmen paling lambat pada tahun depan,” jelas Alexander Frans Direktur PT Sahabat Mulia Sakti pada Sabtu (14/11) di Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan yang sama, Alex juga menjelaskan bahwa dampak positif berdirinya Pabrik Semen Pati bagi perekonomian Pati dan Jawa Tengah akan mulai terasa pada 2017.

Tercatat bahwa setidaknya akan terdapat beberapa macam pemasukan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati dan Provinsi Jawa Tengah. Sumbangan ke PAD tersebut antara lain Pajak Galian C, Pajak Pemanfaatan Air Permukaan,  Pajak Penerangan Jalan Umum, Pajak Bumi dan Bangunan serta berbagai pajak maupun retribusi sesuai Perda Kabupaten Pati.

“Dampak ikutan lain yang meningkatkan ekonomi warga Pati dan sekitarnya akan berupa pertumbuhan usaha kecil dan menengah. Berbagai usaha makanan, transportasi, konveksi, laundry dan jasa pendukung industri lain akan diserap oleh industri semen yang berkapasitas maksimal  4,4 juta ton per tahunnya ini,”paparnya.

Pembangunan beberapa pabrik semen di Jawa Tengah akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur Jawa Tengah. Seperti diketahui Pemerintahan Presiden Jokowi telah menargetkan pembangunan yang masif di infrastruktur dan perumahan, program pembangunan sejuta juta rumah untuk rakyat.

Proyeksi pertumbuhan permintaan semen di Jawa Tengah sendiri akan mencapai 11,6 juta ton di tahun 2018. Sedangkan di tahun 2015 ini permintaan semen diperkirakan mencapai 8,7 juta ton. 

Berkebalikan dengan pertumbuhan permintaan semen yang naik gradual,  saat ini produksi semen hanya mencapai 4,1 juta ton per tahun. Kekurangannya dipasok oleh pabrik semen dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *