Muslimat NU Doakan Hebat Menang

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Ratusan ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) mendoakan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Hendrar Prihadi – Hevearita GR (Hendi-Ita) agar menang dalam Pilwakot Semarang, 9 Desember. Doa tersebut dipanjatkan pada pengajian rutin Himpunan Daiyah dan Majlis Talim Muslimat NU (Hidmat NU) Jateng di kediaman Hevearita, Jalan Bukit Duta, Bukitsari, kemarin.

Hadir dalam pengajian tersebut pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah Mangkang Kulon, KH Hadlor Ihsan, KH Hanif Ismail, Ketua Yayasan Hidmat NU Jateng, Hj.Afifah Adnan, dan Ketua III Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jateng, Hj. Munawaroh Nurhadi.

Bacaan Lainnya

Munawaroh Nurhadi menilai Hevearita atau Mbak Ita merupakan satu-satunya calon dalam Pilwakot Semarang yang proaktif mengajak ibu-ibu Muslimat ikut pengajian. “Kalau selama ini kita yang mengajak (pengajian), Mbak Ita ini justru proaktif,” ujarnya,

Muslimat mendoakan pasangan Hebat (Hendi – Ita Bersama Rakyat) sukses dalam Pilwakot nanti. Sehingga Ita bisa memberikan kontribusi pemikiran bagi Muslimat ke depan.

“Muslimat siap memberi bantuan untuk menyukseskan pencalonan Hebat,” katanya.

Dia menambahkan organisasi Muslimat saat ini juga bergerak di berbagai bidang. Sebab Muslimat mengelola panti asuhan, rumah sakit, koperasi, dan di bidang pendidikan memiliki RA, TK, PAUD, dan TPQ.

“Kami mendoakan mudah-mudahan program Hebat bisa bersinergi dengan program Muslimat untuk masyarakat,” paparnya.

Afifah Adnan menyatakan organisasi Muslimat siap merangkul pihak untuk bersinergi, terutama dari unsur perempuan. Dia melihat Ita sebagai sosok yang keibuan dan mau mendengarkan pendapat orang lain. “Beliau juga bisa diajak berbagi dan mau mengakomodir,” kata dia.

Sementara KH Hadlor Ihsan dalam tausiahnya mengatakan ibu-ibu merupakan orang Hebat yang menjadi penentu kebaikan di keluarga. “Dari ibu-ibu inilah lahir orang-orang Hebat. Keberadaan ibu sangat mempengaruhi baik buruknya keluarga,” ujarnya.

KH Hadlor mencontohkan saat Allah SWT menciptakan Adam sebagai manusia pertama, yang diciptakan setelahnya bukanlah tempat tinggal atau kendaraan Adam. Namun Allah SWT menciptakan Hawa sebagai pasangan Adam.

Contoh lain adalah Nabi Musa yang meskipun di didik oleh Firaun, tetap menjadi sosok yang baik karena ibunya mengajarkan hal yang baik.

“Itu beberapa contoh yang menunjukkan pentingnya keberadaan kaum wanita. Wanita menjadi penentu kebaikan atau keburukan generasi berikutnya,” ungkapnya.

Karena itu dia mengapresiasi pencalonan Mbak Ita yang menjadi satu-satunya wanita dalam Pikwakot Semarang. Dia mengajak ibu-ibu Muslimat untuk mendukung calon perempuan.

Ita mengucapkan terimakasih atas doa ibu-ibu Muslimat kepada pasangan Hebat. “Ini menjadi satu keyakinan dan amanah bagi saya dan Mas Hendi (Hendrar Prihadi),” imbuhnya.

Dia terkesan dengan organisasi Muslimat yang kegiatannya tak hanya pengajian, namun juga bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan. “Muslimat punya rumah sakit untuk ibu dan anak dan TPQ. Ini sesuai konsen saya, mudah-mudahan jika nanti mendapatkan amanah, kami bisa mendampingi supaya bisa lebih maju,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ita juga sekaligus meminta izin bergabung di pengajian rutin Muslimat NU. “Izinkan saya nderek di pengajian Muslimat dan saya juga meminta bimbingannya,” katanya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *