Tarik Simpati Warga, SiBagus Kampanye dari Pintu ke Pintu

  • Whatsapp

 

SEMARANG, Jowonews.com – Pasangan calon walikota/wakil walikota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso (Sibagus) kompak melakukan kampanye blusukan dari pintu ke pintu. Dengan cara itu, keduanya berharap dapat menarik simpati masyarakat dan akan memberikan suaranya pada pilwalkot 9 Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Seperti terpantau Rabu (18/11) kemarin. Sigit Ibnugroho melakukan sosialisasi di Kelurahan Kalipancur, sedangkan Agus Sutyoso mengunjungi Kelurahan Sampangan.

Sigit Ibnugroho melakukan sosialisasi dengan berjalan kaki mengunjungi satu per satu rumah warga. Warga terlihat antusias ketika dari jauh melihat calon wali kota nomor urut 3 itu langsung bergegas keluar rumah untuk memberikan salam.

Sungkono salah satu warga mengaku senang dengan sosialisasi yang dilakukan Sibagus. Sebab, dengan cara turun langsung ke masyarakat seorang pemimpin bisa langsung menyerap keluhan dan aspirasi warga.

”Semua rakyat ingin bisa dekat dengan pemimpinnya secara langsung dan diperhatikan,” ujarnya.

Dia menginginkan, nantinya jika terpilih, Sibagus bisa membawa Kota Semarang lebih baik lagi. Mampu mengangkat berbagai sektor baik pembangunan, kesenian, dan ekonomi.

Senada, Agus Triyanto warga Kelurahan Sampangan mengatakan, sebagai seorang pemimpin harus sering turun ke masyarakat. Selain bisa menyerap aspirasi masyarakat, warga yang dikunjungi juga akan merasa senang.

”Jika nanti terpilih harus sering-sering blusukan, tidak hanya saat kampanye saja. Masyarakat menginginkan pemimpin yang sekali-kali memberikan perhatian kepada mereka, warga pasti akan sangat senang,” paparnya.

Calon walikota Sigit Ibnugroho mengatakan, dengan melakukan kampanye door to door dinilai sebagai salah satu cara efektif untuk mensosialisasikan dan lebih mempopulerkan Sibagus.

”Sibagus komit untuk memajukan Kota Semarang. Tapi tentu saja diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder untuk menciptakan kemajuan tersebut. Jangan sampai Kota Semarang sebagai ibu kota Jateng kalah dengan kota/kabupaten lain yang berada di satu provinsi,” tandasnya. (JN01/JN03)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *