Curi Tas, Sekeluarga Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Ilustrasi Pencurian
Ilustrasi Pencurian

UNGARAN, Jowonews.com -Sepasang suami istri dan seorang anaknya, kemarin bersekongkol melakukan pencurian di sebuah toko bangunan (TB) Sukses di Jl. Gatot Subroto, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Modusnyaberpura-pura belanja untuk mengalihkan perhatian pelayanan toko. Saat itulah pelaku memanfaatkan anaknya yang masih berusia sekitar 6 tahun untuk mencuri tas berisi uang tunai Rp 20 juta, cek Mandiri senilai Rp 4,2 juta dan cek Kospin Jasa senilai Rp 1,7 juta. Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan di Polsekta Ungaran. 

Pemilik TB Sukses, Setiasani, 56, Rabu (25/11) menceritakan, dia dan beberapa karyawan tidak menyangka dua orang lelaki, perempuan dan seorang anak yang datang ke tokonya adalah komplotan pencuri. Sebab kedua orang yang diduga pasangan suami istri itu berpura-pura akan membeli sejumlah barang. Kebetulan sekitar pukul 12.00 toko sedang ramai pembeli sehingga karyawan sibuk melayani. Sehingga tidak begitu mengawasi satu persatu orang yang datang ke toko. Apalagi karyawan sibuk mencarikan barang yang diminta para pembali.

Bacaan Lainnya

“Mereka datang pesan beberapa barang, sehingga kami tidak curiga. Keduanya sengaja mengalihkan perhatian kami dengan meminta diambilkan sejumlah barang. Kebetulan toko juga ramai sehingga kami sibuk melayani dan tidak memperhatikan lain-lainnya,” kata Setiasani.

Di saat pelayan toko sibuk melayani pasutri tersebut dan beberapa pembeli. Salah seorang anak perempuan yang datang bersama kedua pelaku itu masuk ke kasir dan mengambil tas warna hitam berisi uang dan cek. Setelah sukses mengambil tas ketiganya pamit akan ambil uang di ATM untuk membayar sejumlah barang yang dipesannya.

“Kami mulai curiga dan mengecek ternyata tas milik anak saya berisi uang hasil penjualan yang belum disetorkan ke bank sudah hilang. Kami kemudian mengecek CCTV dan ternyata pelaku yang mencuri tas tersebut memang ketiga orang itu. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polsekta Ungaran,” imbuh Setiasani.

Sopir TB Sukses, Budianto, 36, mengatakan, sebenarnya dirinya sempat melihat anak perempuan yang berumur sekitar 4-6 tahun itu menseret tas keluar toko. Tetapi Budi tidak menyangka jika tas tersebut milik majikannya. Hanya saja saat keluar toko ketiganya seperti tergesar-gesa dan memaju sepedamotornya dengan cepat ke arah Kota Semarang. 

“Saya tidak tahu anak itu masuk ke kasir. Tetapi saya hanya melihat dia berjalan keluar bersama ibunya menyeret tas. Malah saya sempat mengingatkan pada orang tuanya agar hati-hati jangan sampai tas yang dibawa anaknya hilang,” kata Budi.

Kasubaghumas Polres Semarang, AKP Endang Suprobo menghimbau agar masyarakat lebih waspada, sebab aksi kejahatan bisa saja terjadi dimana-mana. Selain itu modus kejahatan sangat beragam. Seperti kasus di TB Sukses saat ini masih dalam penyelidikan anggota Kepolisian.

“Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan. Selain itu jika menjadi korban, dan melihat ada kejahatan segera melapor,” himbau Endang. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *