Sengketa Tanah Taman Sri Wedari Tak Kunjung Usai

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Pemerintah Kota Surakarta menjadwalkan akan berkonsultasi dengan DPRD setempat untuk menyelesaikan sengketa tanah Taman Sriwedari yang sampai sekarang masih berlarut-larut.

“Sebelum dilakukan pertemuan dengan ahli waris Taman Sriwedari tanggal 22 Desember mendatang, kami terlebih dahulu akan melakukan konsultasi dengan dewan untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Kepala Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Pemkot Surakarta Kinkin Sultanul Hakim di Solo, Selasa.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi pertemuan dengan ahli waris. Pertemuan yang sudah keempat kalinya ini dijadwalkan pada tanggal 22 Desember mendatang. Untuk itu, sebelum adanya pertemuan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan DPRD terkait langkah yang akan diambil.

“Kita akan membicarakan dulu dengan dewan terkait hal ini, sebab sebelumnya, pihak dewan meminta pemkot untuk memaparkan usulannya dulu ke sana,” katanya.

Ia mengatakan selama ini perkembangan terkait dengan sengketa Sriwedari selalu dikonsltasikan pada DPRD. Pemkot merasa selama ini perkembangan dan keputusan yang dipilih harus berasal dari dua unsur, yakni DPRD dan pemkot. Namun konsultasi yang dilakukan dengan DPRD terkait dengan kebijakan yang akan diambil.

Kinkin menjelaskan saat ini sudah mengajukan surat permohonan agar ada pertemuan dengan DPRD. Permohonan pertemuan itu dilakukan sebelum tanggal 22 Desember, sehingga langkah yang akan diambil pemkot juga bisa disepakati oleh DPRD.

“Kalau pertemuan yang keempat mendatang masih belum ada usulan dari kami. Namun saat ini sudah ada perkembangan terkait pemahaman antara kedua belah pihak. Dengan pemahaman ini kan persoalan bisa dipandang dengan lebih sederhana,” katanya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Surakarta Budi Suharto mengatakan pihaknya optimistis jika Sriwedari bisa kembali ke tangan Pemkot Surakarta. Sedangkan untuk langkah yang akan diambil, pihaknya selalu berkonsultasi dengan tim kuasa hukum Pemkot Surakarta.

“Tentunya kita akan terus konsultasi dengan tim kuasa hukum terkait sengketa Sriwedari ini,” katanya.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *