Balon Gas Milik Cabup Meledak, 6 Orang Luka Bakar

  • Whatsapp

BOYOLALI, Jowonews.com –Enam orang warga Dukuh Gagatan, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali mengalami luka bakar gara-gara rebutan balon gas, yang akhirnya meledak,  Kamis (3/12). Peristiwa itu setelah ratusan balon gas yang terdapat banner bertuliskan “Sragen Lebih Maju” mendarat di kampungnya. 

Enam warga tersebut yakni Masitoh, Yatimah, Mutmainah, Nurhayati dan Pujiono, semuanya warga Desa Ketoyan. Satu lagi yakni Bardi, warga Desa Karangjati yang saat itu kebetulan sedang melintas di jalan tersebut. 

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30. Saat itu, ratusan balon gas yang diikat jadi satu dan terpasang banner MMT itu mendarat. Warga tak tahu asal usul balon tersebut. 

Mereka begitu sumringah ketika melihat ada ratusan balon gas mendarat di Dukuh Gagatan. Mereka pun berlarian mengejar balon tersebut. “Saat itu saya sedang cari batu, melihat ada ratusan balon turun, saya mengejarnya. Rencananya akan saya berikan untuk cucu saya, pasti senang kalau dikasih balon warna-warni itu,” kata Masitoh. 

Karena ada enam warga yang mengejar, balon itu akhirnya jadi rebutan. Oleh Pujiono akhirnya bermaksud dibagi secara adil, agar tak rebutan. “Per orang 20 biji saja cukup. Di balon itu ada banner MMT bertuliskan Sragen Lebih Maju,” kata Pujiono kepada para wartawan. 

Namun dia kesulitan untuk memutus tali-tali yang mengikat balon tersebut karena cukup kuat. Untuk memutus tali itu akhirnya ada inisiatif dibakar menggunakan korek api. Kebetulan, Bardi membawa korek gas. “Baru satu kali memantik korek, tiba-tiba langsung meledak,” jelas Pujiono. 

Ledakan membuat seperti bola api. Membuat enam korban yang saat itu mengerubungi balon gas tersambar api. Semuanya panik dan ada ibu-ibu yang nyaris pingsan. 

Mendengar ledakan balon gas, warga lain berdatangan dan menolong korban. Mereka di bawa ke Puskesmas Wonosegoro untuk menjalani pengobatan. Masitoh mengalami luka paling parah. Luka bakar pada tangannya cukup serius. Wajahnya gosong dan sebagian rambutnya terbakar. Korban yang lain juga sama-sama mengalami luka bakar pada tangan dan wajah. “Balon gas itu juga bau karbit,” imbuhnya. 

Adanya tulisan di banner itu, diduga balon itu diudarakan oleh salah satu Paslon Cabup-Cawabup Pilkada Sragen. Para korban berharap, ada bantuan pengobatan dari pemilik balon tersebut. 

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Wonosegoro AKP Joko Widodo mengatakan, ke enam korban sudah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Wonosegoro dan menjalami rawat jalan. (JN01/JN03) 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *