Numpang Trailer, Dua Pelajar Jatuh

  • Whatsapp

BOYOLALI, Jowonews.com – Dua orang pelajar terjatuh dari truk trailer yang ditumpanginya, di jalan Solo-Semarang depan Mapolres Boyolali, Kamis (3/12). Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka cukup serius di kepala. Mereka terjatuh saat truk trailer hendak berbalik arah. 

Kedua siswa tersebut yakni ST (17) warga Pengging, Banyudono, Boyolali dan JT (15) warga Musuk, Boyolali. Keduanya adalah pelajar di SMKN 1 Mojosongo. ST siswa kelas XII dan JT pelajar kelas X. 

Bacaan Lainnya

Informasi wartawan, kejadian sekitar pukul 11.30 bermula saat puluhan pelajar dari berbagai sekolah, termasuk kedua korban mencegat truk trailer itu di perempatan Tegalwire, Kecamatan Mojosongo dan hendak ke Solo. Mereka mengira truk trailer dengan bak terbuka itu hendak ke Solo. 

Saat itu sopir truk bernomor polisi AD 1804 CC, M Saeroji, warga Jetis, Ngancar, Polanharjo, Kota Semarang sudah mengingatkan para pelajar itu agar tidak naik. Saeroji tidak mau ditumpangi karena tidak ke Solo, tetapi hanya akan ke PT Wika Beton yang berada di timur SPBU Tegalwire. 

Tetapi, puluhan pelajar itu tetap naik. Trailer pun terus melanjutkan perjalanan ke arah timur. Sesampainya di depan Mapolres Boyolali, trailer hendak berbalik arah karena akan ke PT Wika untuk mengangkut beton. Saat truk menikung di bukaan median jalan itulah, kedua korban terjatuh karena bak terbuka sehingga tidak ada tempat untuk berpegangan. 

Nahas, kepala kedua korban saat terjatuh mengalami benturan di bagian kepala. Petugas Polres Boyolali bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. 

Dokter IGD RSU Pandan Arang, dr Stlyvia Crhstianty, mengatakan ST mengalami gegar otak dan belum sadarkan diri. Sedangkan JT juga mengalami luka di kepala. Keduanya menjalani observasi di IGD. 

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kasatlantas AKP Yuna Ahadiyah mengatakan, menemukan gir sepeda motor dan diikat tali di tas salah satu siswa yang terluka. Apakah mereka akan tawuran atau tidak, belum diketahui jelas. Berkait kecelakaan tersebut, pengemudi berikut truk trailer telah diamankan untuk dimintai keterangannya.  

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, SMKN 1 Mojosongo, Sunarso, membenarkan dua korban tersebut merupakan siswa sekolahnya. Namun pihaknya tidak bisa memastikan pelajar lainnya merupakan siswa SMKN 1 Mojosongo atau bukan.

Sunarso menjelaskan, agenda sekolah saat ini ujian sekolah secara online. ST semestinya tidak masuk sekolah karena bukan jadwal ujian. Sedangkan siswa JT baru saja selesai mengikuti ujian. “Kami sudah ingatkan kepada semua siswa, pulang sekolah untuk langsung pulang ke rumahnya masing-masing dan belajar,” katanya kepada wartawan.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *