Istri Anung Diperiksa Panwaslu, Akui Datangi Pengajian

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews,com – Istri Calon Walikota (Cawali) Anung Indro Susanto, Sri Subakti mengakui jika ia memang mendatangi pengajian yang digelar Majelis Taklim Putri Masjid Daarul Maarif, RT 1 RW XIII Semanggi, Pasar Kliwon pada 30 November lalu. Hal tersebut diutarakannya saat diklarifikasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Solo di Hotel Indah Palace, Sabtu (5/12).

Ketua Panwaslu Kota Solo, Sri Sumanta mengatakan, pihaknya memanggil Sri Subakti untuk meminta keterangan terkait laporan yang diterima. Bahwa yang bersangkutan berkampanye saat menghadiri pengajian di daerah Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon.

Bacaan Lainnya

“Saat kami klarifikasi yang bersangkutan membenarkan jika hadir dalam pengajian tersebut. Dan sudah menjelaskan jika selama pengajian yang bersangkutan mengenalkan diri sebagai istri calon walikota dan meminta doa restu kepada ibu-ibu pengajian yang hadir,” paparnya usai klarifikasi.

Disinggung langkah selanjutnya, Sumanta mengatakan pihaknya akan membahas hasil klarifikasi tersebut dengan Tim Penegakan Hukum terpadu (Gakkumdu). Apakah memang ada unsur pelanggaran atau tidak.

“Termasuk penggunaan tenpat ibadah. Jika memang nantinya ditemukan, kita lihat lagi unsurnya apa. Jika memang pidana akan kita laporkan ke pihak berwajib. Tapi kalau soal status yang bersangkutan sebagai Aparatur Sipil Negara nantinya akan kita kirim rekomendasi ke Pemkot Solo hingga Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” jelasnya.

Sumanta sendiri menarget kasus tersebut selesai maksimal Senin (7/12) mendatang. “Kalau memang nanti ditemukan unsure pelanggaran, Senin akan langsung kita layangkan rekomendasi ke Pemkot,” imbuhnya.

Sementara itu, Bidang Advokasi dan Hukum Tim Kampanye Anung-Fajri (Afi), Liek A Palali mengatakan ada sekitar 20 pertanyaan yang diberikan Panwaslu selama proses klarifikasi.

“Pertanyaan yng diajukan terkait kehadiran Bu Anung di salah satu masjid. Seperti apa betul hadir di pengajian dan dijawab betul. Hadir atas inisiatif siapa, atas undangan yang disampikan melalui sekretaris pribadi Pak Anung. Katanya ibu-ibu di sana ingin kenalan. Karena itu hadir,” ujarnya.

Like pun menegaskan jika selama proses klarifikasi Panwaslu tidak melontarkan pertanyaan seputar kampanye. “Tidak ada pertaanyaan yang berkaitan dengan kampanye. Tidak ada,” tandasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *