Upaya Tekan Silpa, Dewan Intensifkan Sharing SKPD

  • Whatsapp
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)

 

SALATIGA, Jowonews.com- DPRD Salatiga akan rutin berdialog dengan sejumlah SKPD untuk sharing terkait kendala yang di hadapi dalam pelaksanaan program pembangunan. Sharing ini akan dimulai di awal tahun 2016 guna untuk menekan sisa lebih perencanaan anggaran ( Silpa).

Bacaan Lainnya

Demikian diungkapkan legislator PKB KH. Muh. Safei. “ Dewan akan mengagendakana untuk rutin berdialog dengan SKPD, untuk mengetahui sejauh mana program pembangunan yang akan dilaksanakan sekaligus kendalanya, sehingga bisa selalu terpantau,” ujarnya, Minggu (6/12) di Salatiga.

Diakui dia, Silpa di Kota Salatiga memang tinggi, namun hal itu juga dirasakan oleh daerah lain. Tingginya Silpa salah satu faktornya karena banyak program pembangunan yang sudah dianggarkan tidak dilaksanakan karena ketahukan berhadapan dalam hukum. “ Memang kondisinya politik dan hukum nasional,  banyak yang takut sehingga Silpa tinggi,” imbuhnya.

Diakui Safei, pihaknya juga menyadari, dari hasil study yang ia lakukan, fungsi pengawasan DPRD Salatiga selama ini masih kurang, salah satu buktinya, tingginya Silpa di Kota Salatiga. Untuk itu, di awal tahun 2016 nanti, ia berharap dewan lebih intensif lagi melakukan pengawasan melalui forum sharing dengan SKPD.

Menurut dia, bila tingginya Silpa itu karena pendapatan asli daerah ( PAD) yang bertambah, itu tidak menjadi soal, atau karena efisiensi anggaran itu bagus. “ Namun bila Silpa itu karena program yang tidak berjalan itu tidak baik,” imbuhnya.  

Safei menambahkan, ia berharap di akhir masa jabatan Yuliyanto-Muh Haris  bulan Juli 2016 mendatang, eksekutif bisa melaksanakan program-program pembangunan sesuai yang direncanakan. Karena ia mengakui, di tahun-tahun sebelumnya banyak program yang tidak berjalan. “ Kami ingin di akhir jabatannya nanti ( Walikota), bisa menjalankan program sesuai yang dicanangkan, sehingga bisa menekan Silpa,” pungkasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *