Golput Jadi Pemenang di TPS Ganjar

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Jumlah warga yang tidak menyalurkan hak politiknya (golongan putih) pada pilkada Kota Semarang di TPS 02, tempat Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencoblos, unggul dibandingkan dengan perolehan suara dari tiga pasangan calon kepala daerah.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Rubiyanti di Semarang, Rabu, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan ada 183 orang yang tidak memberikan hak suara di TPS 02, Kelurahan Gajahmungkur.

Bacaan Lainnya

“Jumlah golput lebih dari 50 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) ditambah DPT tambahan sebanyak 342 orang, suara sah dari seluruh pasangan calon sebanyak 155 suara, sedangkan empat suara dinyatakan tidak sah,” katanya.

Ia memerinci, pasangan Soemarmo HS-Zuber Safawi yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih 63 suara, pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Demokrat mendapat 78 suara.

“Kemudian, pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono-Agus Sutyoso yang diusung koalisi tiga parpol, yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar hanya memperoleh 14 suara,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di TPS 02, hanya beberapa warga di sekitar tempat tinggal Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang terlihat menyaksikan secara langsung proses penghitungan perolehan suara dari masing-masing kandidat pilkada Kota Semarang.

Sebelumnya, sekitar pukul 08.00 WIB, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beserta istrinya Siti Atikoh telah menyalurkan hak politiknya pada pilkada Kota Semarang.

Selain Kota Semarang, ada 20 kabupaten/kota di Provinsi Jateng yang menggelar pilkada serentak pada hari ini.

Ke-20 daerah itu adalah Kota Pekalongan, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.

Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora.

Kemudian, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *