BNPB: Aktivitas Gunung Bromo Masih Tinggi

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Bromo di Jawa Timur masih tetap tinggi dan letusan masih terus berlangsung.

“Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Bromo PVMBG pada Selasa (15/12) pukul 00.00-06.00 WIB, cuaca terang, angin tenang, Gunung Bromo tampak jelas, dan abu vulkanik sedang-tebal, tekanan hingga kuat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya, Selasa.

Bacaan Lainnya

Tinggi abu vulkanik, lanjutnya, sekitar 1.500 meter di atas puncak kawah (3.829 meter dpl) tertiup angin ke barat-barat laut.

Ia mengatakan untuk seismik amplitudo maksimum terekam 4-28 milimeter (mm), terdengar suara gemuruh lemah dari kawah. Status masih tetap siaga (Level III).

Menyinggung mengenai Bandara Abdulrahman Saleh di Malang, Sutopo mengatakan sudah dibuka sejak Senin (14/12) pukul 07.30 WIB hingga sekarang aktivitas penerbangan telah normal.

Sifat letusan Gunung Bromo adalah strombolian yang memiliki ciri seringnya terjadi letusan-leteusan kecil yang tidak begitu kuat, namun terus-menerus dan material yang dimuntahkan berupa material padat, gas, dan batu.

Ia mengatakan eksplosivitasnya rendah dan potensi bahaya letusan Gunung Bromo adalah terjadinya erupsi preatik dan magmatik yang tiba-tiba, dengan sebaran material vulkaniknya berupa hujan abu lembut dan lontaran batu (pijar) mulai radius 2,5 kilo meter (km) dari pusat erupsi.

Dia mengatakan masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan wisatawan dilarang memasuki kawasan dalam radius 2,5 km dari kawah aktif Gunung Bromo dan diharapkan tenang, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Bromo dan tetap menjaga kewaspadaan terhadap kejadian erupsi yang menerus dan lebih besar.

Wisatawan dipersilakan berkunjung menikmati keindahan alam Gunung Bromo. Daerah di Kabupaten Probolinggo dan Lumajang tidak terdampak langsung karena arah angin dominan ke barat sehingga hujan abu vulkanik dan pasir hanya di sebagian Kabupaten Malang dan Pasuruhan.

Ia mengatakan PVMBG,BNPB, BPBD dan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selalu berkoordinasi menyampaikan informasi kepada masyarakat, apa bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.   (Jn16/ant)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *