Nelayan Juwana Mulai Waspadai Ombak Tinggi

  • Whatsapp

PATI, Jowonews.com – Nelayan di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai mewaspadai gelombang laut tinggi menyusul saat ini sudah memasuki musim barat yang ditandai dengan ombak tinggi.

Wahyu, salah seorang nelayan asal Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, di Pati, Kamis, mengakui, gelombang ombak tinggi saat ini sudah mulai terlihat.

Bacaan Lainnya

“Ketika dilihat dari tepi pantai, ombaknya memang tidak tinggi. Akan tetapi, setelah berada di tengah akan merasakan tingginya ombak,” ujarnya.

Hal demikian dialaminya ketika hendak berangkat mencari ikan bersama puluhan anak buah kapal menuju Kabupaten Rembang pada Minggu (13/12), namun setelah menempuh perjalanan selama 25 mil terjadi ombak tinggi.

Bahkan, kata dia, bagian badan kapal ada yang rusak akibat diterjang ombak yang diperkirakan mencapai 3-4 meter-an.

“Demi keselamatan bersama, akhirnya kapal kembali ke Juwana,” ujarnya.

Untuk sementara, dia mengaku, menganggur karena sebagian besar kapal pencari ikan juga tidak berani melaut menyusul tingginya ombak.

Selama tidak melaut, dia berencana, memanfaatkan perahunya yang sudah lama menganggur di tepi Pantai Juwana untuk dimanfaatkan mencari ikan saat musim barat.

Meskipun ombak tinggi, kata dia, di tepi pantai yang tidak sampai 1 mil jauhnya, kondisi ombak masih aman untuk mencari ikan.

Ikan yang hendak diburu, yakni jenis ikan kembung karena laku dijual antara Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogramnya.

“Pengalaman sebelumnya, sekali melaut dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB bisa mendapatkan ikan hingga tiga kuintal,” ujarnya.

Sementara biaya melautnya, kata dia, sekitar Rp100 ribuan.

Maman, nelayan lainnya mengakui, pada bulan ini masih memungkinkan berangkat karena ombak tinggi biasanya mulai awal bulan Januari hingga Februari.

“Ketika ombak di laut memang mendukung, biasanya tetap berangkat meskipun ada beberapa nelayan yang kembali karena ombak di tengah laut cukup tinggi,” ujarnya.

Untuk saat ini, dirinya masih menunggu perbaikan alat tangkap ikan sebelum digunakan untuk mencari ikan di laut.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *