Wapres: Ikami Harus Dorong Keilmuan-Kemajuan Teknologi Untuk Pengembangan Pendidikan

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla menginginkan Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (Ikami) Sulawesi Selatan mendorong aspek keilmuan dan kemajuan teknologi untuk pengembangan tingkat pendidikan.

“Tidak ada kemajuan tanpa teknologi, dan teknologi berasal dari pendidikan,” kata Jusuf Kalla saat meresmikan Pembukaan Munas ke-17 Ikami Sulawesi Selatan di Istana Wapres, Jakarta, Kamis.

Bacaan Lainnya

Kalla memaparkan, sarjana pertama dari Sulawesi Selatan adalah seorang sarjana dokter hewan pada tahun 1949. Hal itu dinilai karena pada zaman dahulu relatif sekolah bukanlah merupakan keharusan nomor satu karena masih disibukkan dengan aktivitas lainnya seperti bertani.

Namun saat ini, ujar Wapres, setelah beberapa dekade terakhir, Sulsel dinilai mempunyai tingkat pendidikan yang sama baiknya dengan wilayah lainnya yang ada di Indonesia.

“Pendidikan itu penting. Tidak ada kemajuan tanpa keilmuan, dan kelimuan saja tidak cukup tanpa adanya usaha yg baik,” katanya.

Untuk itu, ia juga mengutarakan harapannya agar Ikami mendorong pengembangan ilmu, apalagi ilmu dinilai sangat berkembang pesat sehingga bila tidak mengikutinya dengan seksama maka pasti bakal ketinggalan.

Wapres Kalla mengingatkan Ikami Sulsel untuk jangan pernah puas dalam menuntut ilmu serta kembangkanlah beragam aktivitas yang lebih menguntungkan seperti diskusi keilmiahan. “Penting bagi Anda berkompetisi,” tuturnya.

Wapres juga mengingatkan bahwa keilmuan patut diselaraskan dengan kultur maritim dan agraris. Misalnya terkait dengan kapal Phinisi yang menjadi keunggulan Sulsel. Kalla mengharapkan masyarakat Sulsel dapat membuat kapal yang lebih baik dari Phinisi dan jangan hanya terpaku pada kebanggaan masa lalu.

“Sejarah harus dipelajari, tetapi jangan menjadikan sejarah kebanggaan yang tak habis-habisnya. Kebanggaan bagi Anda itu adalah masa depan Anda,” katanya.

Ia mencontohkan sambil berseloroh bagi orang Bugis yang menguasai pasar di sejumlah wilayah di kawasan Indonesia Timur untuk tidak hanya bangga dengan berdagang menguasai pasar, tetapi mestinya harus memiliki toko dan mal yang lebih maju.

“Kalau Anda tidak menguasai teknologi pasti tersingkir,” kata Wapres Kalla.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *