Khawatir Aremania Balas Dendam, 35 Bonek Dikirim ke Polda Jateng

  • Whatsapp
Suporter Bonek yang dipulangkan ke Jawa Timur

SRAGEN, Jowonews.com – Sebanyak 35 suporter bondo nekat (Bonek) yang melakukan penyerangan terhadap suporter Aremania hingga mengakibatkan dua orang tewas dikirim  ke Polda Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (19/12) malam.

Pemindahan Bonek dari Mapolres Sragen menuju Mapolda Jateng itu dilatarbelakangi mencuatnya rumor balas dendam yang diusung supporter Aremania. Disisi lain, dalam kasus kericuhan itu, kepolisian menetapkan 16 orang menjadi tersangka.

Bacaan Lainnya

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Nur Ali menegaskan, sebanyak 16 pendukung Surabaya United telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bentrok antara pendukung Arema Cronus dan Surabaya United yang terjadi di SPBU Jatisumo, Sambung Macan, Sragen dan Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen.

“Kita sudah bisa menetapkan tersangka dari dua tempat kejadian, sementara ini TKP di pom bensin ada 5 orang dn TKP di tambal ban Nglorog ada 11 orang,” terang Kapolda kepada wartawan, Sabtu malam kemarin (19/12).

Kapolda mengatakan, Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dan hasil visum dari dokter. Saat ini pemeriksaan masih terus dilakukan untuk menemukan tersangka utama pelaku penganiayaan yang menyebabkan 2 suporter Arema Cronus tewas.

Termasuk yang membawa senjata tajam dan melakukan perusakan. “Nanti kita lihat lagi hasil pemeriksaan. Dari sekian itu ada yang membawa sajam. Termasuk yang melakukan perusakan,” jelas Nur Ali.

Sementara Wakapolres Sragen Kompol Yudy Arto Wiyono mewakili Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo menjelaskan, pemindahan para suporter ke Mapolda Jateng, untuk mengantisipasi adanya aksi balas dendam dari suporter Aremania.

“Lantaran ada isu Aremania yang pulang dari Sleman mau menggeruduk Mapolres Sragen. Kabarnya mereka berniat balas dendam. Sebagai upaya preventif, kami membawa sekitar 35 anggota Bonek itu ke Polda,” kata Wakapolres Sragen Kompol Yudy Arto Wiyono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/12).

Sebanyak 408 suporter dari Surabaya United dipulangkan ke Surabaya dengan pengawalan yang cukup ketat dari aparat Polres Sragen, Sabtu (19/12) malam sekira pukul 19.30 WIB. Mereka diangkut menggunakan 8 buah truk. Kepulangan bonek  dilakukan pengawalan ketat secara estafet dilakukan Polda Jateng dan Polda Jatim. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *