Puluhan Seniman Gelar Konser Nasyid di Semarang

  • Whatsapp
Snada, Legenda nasyid tanah air tang ikut memeriahkan Semarang Nasyid Festival 2015 (18/12) di halaman masjid Baiturahman, Simpanglima, Semarang.

SEMARANG, Jowonews.com – Bertajuk Semarang Nasyid Festival, anak anak muda semarang mempersembahkan serangkaian karya  lagu islami yang selama ini dikenal dengan nasyid. Digelar di halaman masjid Baiturrahman Semarang (18/12) menghadirkan grup grup nasyid kenamaan di tanah air.

Dimulai dari The Jenggot (Garut), Sintesis (Yogyakarta), Alief Indonesia (Semarang), Haris Safix (Bangka), Edcoustik,Ali Sastra (Bandung). Hadir juga dedengkot nasyid tanah air, Sabda. Tidak ketinggalan grup nasyid Semarang yang telah mewarnai industri musik tanah air dan menjadi finalis ajang pencarian bakat di salah satu stasiun swasta tanah air, Awan. 

Bacaan Lainnya

Dihubungi di tempat acara, Aris Kurniawan penggagas acara menyatakan bahwa gelaran ini spesial untk menghibur warga Semarang dengan genre musik yg berbeda. “Kami besyiar dengan lagu, menghibur dan mengajak berbicara dengan nada, semoga berkenan,” kata Aris.

Selanjutnya aris mengatakan bahwa momen ini sebenarnya ditunggu, tidak hanya oleh publik Semarang tapi juga oleh penggemar musik tanah air. Lima hingga sepuluh tahun terakhir genre musik religi seperti nasyid ini memang mulai akrab ditelinga publik tanah air. “Komunitas nasyid, baik penggemar ataupun musiknya sebenarnya cukup besar, namun harus diakui masih miskin event,” ungkap Aris.

Aris menambahkan, kesempatan memang terbuka akan tetapi untk menggelar event besar komunitas nasyid  kadang terbentur soal dana. Untuk itu Aris dan teman2nya merasa sangat berterimakasih kepada Disbudpar kota semarang atas perhatian yang diberikan. “Semoga event ini juga berkontribusi positif untk wisata dan budaya kota semarang.” kata Aris.

Puji H salah seorang penggemar nasyid yang hadir malam itu mengatakan hanggar nasyid festival di gelar di Semarang.”Senang itu pasti, bahkan saya bangga,”kata Puji.

Puji mengatakan bangga karena melihat anak anak muda demikian kreatif mengemas syiar islam. Tidak hanya dari aliran musik seperti hip hop, pop, orkestra tapi juga pada pilihan lirik yg menurutnya cukup romantis.”Saya kira ini melebihi ekspektasi saya,selain beragam aliran musik, ternyata ada yg  romantis juga. Pas buat anak muda. Anak anak muda ini harus terus didukung,”ujar Puji bangga. (JN02/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *