Terminal bawen tak Sesuai Bestek

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com – Pembangunan Terminal Bawen Kabupaten Semarang diduga tidak sesuai bestek. Pasalnya, meski baru selesai dibangun dengan dana dari APBN Rp 4,7 miliar, sekarang ini banyak bagian terminal yang sudah rusak parah.

Atap banyak yang bocor, saat turun hujan. Bahkan, kamar mandi/toilet juga tidak layak pakai serta kumuh. Karena sekarang ini masih dalam tahap pemeliharaan, Dishubkominfo diminta segera melakukan koordinasi dengan rekanan yang mengerjakan.

Bacaan Lainnya

Parahnya kondisi Terminal Bawen itu diantaranya diungkapkan Suwondo (56) salah satu pemilik kios di terminal.”Terutuaman saat hujan deras. Atap pasti bocor diantara kios-kios,” ujar Suwondo, kemarin.

Keluhan yang hamper sama disampaikan Arif Syarifudin (38), salah seorang penumpang di Terminal Bawen. Ia mengeluhkan kondisi toilet yang sudah tidak layak pakai. Seperti dudukan kloset yang sudah goyang, dan kotoran tidak dapat di semprot air.

“Ruang toiletnya pun terlalu sempit, selain itu air menetes dari atapnya. Sangat tidak nyaman digunakan,” keluh warga Tengaran, Kabupaten Semarang.

Menurut Fuad Afandi (35), salah seorang sopir bus menyatakan, atap terminal tidak dikerjakan dengan baik. Buktinya masih terjadi kebocoran di beberapa bagian. Selain itu , atapnya yang terbuat dari cor beton tidak dilengkapi talang air yang bagus. Sehingga disaat hujan, air menggenang di atap.

“Mungkin atap tidak terbuat dari bahan yang  bagus, sehingga saat hujan bocor kemudian merembes ke bagian terminal Bawen,” ujarnya.

Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Joko Widodo menyatakn pihaknya sudah melakukan pengecekan kondisi Terminal Bawen yang dibangun menggunakan anggaran APBN. Hasilnya memang tidak sesuai yang diharapkan, seperti dari segi kontruksi juga terlihat tidak kuat, dan tidak rapi.

“Memang hasilnya kurang memuaskan, kita prihatin hasil seperti ini. Karena masih dalam masa pemeliharaan kami minta pada Dishubkominfo untuk komunikasi dengan kontraktor agar melakukan perbaikan,” ujar Joko.

Selain itu, dia juga minta Dishubkominfo untuk melakukan pengecekan spesifikasi dan keluhan pengguna terminal Bawen untuk dijadikan evaluasi dikemudian hari.

“Kami minta Dishubkominfo untuk mengecek spesifikasinya, karena ini program Pemerintah Pusat,” ujarnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *