Kasus Terompet dengan Sampul Alquran, FPI: Harus Dimusnahkan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Juru Bicara FPI Jateng Zaenal Petir mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan Wakapolda Jateng Musyafa dan beberapa direktur di jajaran Polda Jateng.

“Polda sudah menyita barang bukti berupa ribuan terompet berbahan baku kertas sampul Alquran di delapan wilayah polres,’’ kata Zaenal, Rabu (30/12).

Bacaan Lainnya

Setelah ditelusuri ternyata bahan baku kertas sampul Alquran yang dipakai membuat terompet tersebut berasal dari CV Aneka Ilmu Jalan Raya Sayung Demak Semarang.

Zaenal Petir menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan FPI Jateng KH Sihabuddin dan Panglima FPI KH Rofii. ‘’Insya Allah kami tidak akan turun ke jalan,’’ tegasnya.

Jaenal Fattah dari Kanwil Kementerian Agama Jateng mengatakan sudah ada aturan dan SOP tentang pencetakan Alquran. Bahwa limbah berupa kertas, plate dan lain-lain dari percetakan Alquran harus diserahkan kembali kepada Kementerian Agama atau dimusnahkan. “Nah rupanya dalam kasus ini ada persoalan di limbah percetakan Alquran,’’ kata Jaenal.

Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat Noor Achmad menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari kepolisian tentang sumber sampul Alquran yang dipakai bahan pembuatan terompet.

Pimpinan CV Aneka Ilmu H Suwanto menurut Noor Achmad adalah bendahara MUI Jateng, pengurus IPHI Jateng, Pengurus NU Jateng dan lain-lain.

‘’Sehingga sangat tidak mungkin bertujuan penistaan agama,’’ tegas anggota Komisi VIII DPR RI itu.

‘’Mengapa limbah itu bisa keluar ke publik, kami sudah konfirmasi dengan Pak Suwanto, yang bersangkutan malah tidak mengetahuinya mengapa bisa keluar,’’ katanya.

Meski demikian dia mengajak umat Islam untuk hati-hati menyikapi masalah yang bisa mengarah ke sara itu. Apalagi momentumnya Natal dan Tahun Baru. ‘’Jangan sampai kita diacak-acak supaya berbuat kerusuhan. Kita jaga ukhuwah dan persatuan serta kebersamaan,’’ tegasnya. (JN01/JN03) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *