90 Polisi Naik Pangkat

  • Whatsapp
Polisi Dipecat karena kasus narkoba. (Foto : JN01)

SUKOHARJO, Jowonews.com – Sebanyak 90 personil Kepolisian Resor Sukoharjo mendapat hadiah tahun baru dengan dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi. 90 personil yang naik pangkat diberikan kepada anggota dari AKP ke Kompol 1 anggota, Iptu ke AKP 2 anggota.

Selain itu ada, Ipda ke Iptu 18 anggota, Aiptu ke Ipda 6 Anggota, Aipda ke Aiptu 11 anggota, Bripka ke Aipda 12 anggota, Brigadir ke Bripka 20 anggota, Briptu ke Brigadir 14 anggota. Sedangkan 5 anggota dari Jajaran Subden C Kompi 2 Brimob Surakarta diantaranya Ipda ke Iptu 1, Aipda ke Aiptu 2, Aipda ke Bripka 1, Briptu ke Brigadir 1.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai saat menyampaikan amanatnya, kenaikan pangkat dalam organisasi Polri tidak diberikan begitu saja namun ada proses yang harus dilakukan setiap anggota saat naik pangkat serta didasari pada penilaian kinerja, loyalitas dan dedikasi terhadap organisasi.

“Kenaikan pangkat ini kami harapkan menjadi pendorong untuk melaksanakan tugas dengan baik, dan profesional. Karena tanggungjawab yang akan dipikul lebih besar,” kata AKBP Andy Rifai, Kamis (31/12). Sementara di Klaten sebanyak 87 anggota Polres Klaten, baik perwira maupun bintara, naik pangkat ditutup tahun 2015. Sedangkan empat anggota lainnya memasuki masa purna tugas.

“Bagi anggota yang memasuki purna tugas supaya tetap menjalin hubungan dengan Polri. Hubungan baik harus tetap dijaga, jangan sampai setelah pensiun terus lupa,” kata kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo.

Meski sudah purna tugas, imbuh Kapolres, pengabdian terhadap masyarakat harus tetap dilakukan. “Kendati pensiun, harus bisa jadi contoh bagi masyarakat. Harus tetap mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi,” tambah kapolres.

Sedangkan untuk anggota yang menerima kenaikan pangkat, AKBP Langgeng meminta supaya etos kerja dan tanggungjawab terus dijaga. Pasalnya, kenaikan pangkat ini bukan semata-mata menunggu waktu kemudian dinaikan begitu saja.

Namun melalui berbagai tahapan dan penilaian, karena masih ada sebagian anggota yang tidak dapat mengikuti upacara kenaikan karena tersandung berbagai masalah dan pelanggaran. “Dengan dinaikannya pangkat, maka diikuti dengan bertambahnya tugas dan tanggung jawab,” pungkas AKBP Langgeng. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *