Tahun Baru, Bupati Minta Masyarakat Optimis

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com– Pesta pergantian tahun 2016 di Kabupaten Semarang sangat meriah. Di sejumlah tempat terutama hotel, tempat hiburan dan perkampungan penuh dengan suka cita kemeriah pergantian tahun.Selain hiburan musik, ribuan warga juga disuguhi dengan pertunjukan pesta kembang api.

Sedangkan kegiatan perayaan tahun 2015-2016 oleh Pemkab Semarang digelar di dua lokasi, yakni Alun-alun Bung Karno, Ungaran dan di Lapangan Klero, Kecamatan Tengaran. Perayaan tahun baru di Tengaran memang baru kali pertama di gelar oleh Pemkab Semarang.

Bacaan Lainnya

Pesta tahun baru di Tengaran terbilang unik, sebab disaat sejumlah lokasi menampilkan pentas musik modern. Di wilayah paling ujung sebelah selatan itu menggelar kesenian tradisional seperti drumblek, Reog, dan Campursari. Pj Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko beserta rombongan dari Pemkab Semarang juga turut hadir.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menghibur masyarakat dan dapat mempererat hubungan kekeluarga antara pemerintah bersama warga setempat. Selain itu juga sebagai upaya melestarikan kesenian daerah,” ujar Camat Tengaran, Bambang Aris.

Pejabat Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko bersama jajarannya serta pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) juga turut hadir ditengah-tengah masyarakat yang merayakan pesta. Sementara itu dalam sambutanya Pj Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko meminta masyarakat tetap optimis menyongsong tahun 2016 ini. Usai memberikan sambutan langsung menyanyikan dua lagu Dinda Bestari dan Sewu Kutho.

“Terimakasih atas dukungan masyarakat sehingga roda pemerintahan di Kabupaten Semarang berjalan baik. Kami menyadari banyak kekurangan, tetapi kami optimis dan siap menyempurnakan kekurangan selama 2015 ini. Kita harus tetap optimis menghadapi tahun yang baru ini,” ungkapnya.

Sementara itu pasca perayaan tahun baru Alun-alun Bung Karno yang menjadi pusat kegiatan masyarakat dan lokasi andalan warga Bumi Serasi terlihat kumur. Sampah menumpuk dan berserakan di alun-alun tersebut. Tidak hanya sampah, genangan air juga terlihat di sana-sini.

“Seharusnya sampah-sampah itu segera dibersihkan. Kalau seperti ini jelas merusak pemandangan,” tutur Abdullah, 40, warga Leyangan, Ungaran Timur.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *