Bulan Ini Pelabuhan Kendal Beroperasi

  • Whatsapp
Pelabuhan Kendal. (Foto : IST)
Pelabuhan Kendal. (Foto : IST)

KENDAL, Jowonews.com –Pelabuhan Tanjung Kendal direncanakan akan beroperasi pada bulan ini. Kepastian itu setelah adanya adanya bantuan subsidi operasional untuk Pelabuhan Tanjung Kendal, dari Kementerian Perhubungan RI, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak dalam jangka waktu 6 bulan kedepan.

Menurut Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, Wahyu Yusuf, kontrak bantuan subsidi telah ditandatangani pada 23 Desember 2015 lalu. Hal itu mengindisikan jika Pelabuhan Tanjung Kendal siap beroperasi mulai awal Januari 2016.

Bacaan Lainnya

“Karena sifatnya bantuan anggaran, ya makanya harus dilaksanakan. Sehingga bulan Januari ini diharapkan Pelabuhan Tanjung Kendal sudah bisa beroperasi,” kata Wahyu, Sabtu (2/01).

Namun saat ditanya berapa nominal bantuan yang diberikan Kemenhub, Wahyu tidak bisa menyebutkan angka pastinya. Dengan alasan dari Kemenhub juga tidak menyebutkan nominalnya. Yang jelas, setelah diberi subsidi 6 bulan, Pelabuhan Tanjung Kendal bisa mandiri.

Menurut Wahyu, segala persiapan sudah dilakukan, baik dari Dinas Perhubungan Kendal maupun pihak  Pelabuhan Kumai Kalimantan yang akan menjadi jalur tujuan. Mulai kesiapan pegawai dan kapal yang digunakan sebagai sarana transportasi pengangkutan barang.

“Dishub sudah membentuk UPTD Pelabuhan yang berada di kedua pihak, baik di Kendal maupun Kumai. Kapal Kali Bodri sendiri, yang akan digunakan untuk transportasi pengangkutan barang, telah siap di Tanjung Kendal,” ujarnya.

Kepala Dishub Kendal, Subarso, menyampaikan, terkait operator kapal, dilakukan oleh pihak ketiga yang diproses melalui lelang. Tahap awal ini,  baru akan dilakukan transportasi selama seminggu sekali, dengan tujuan Pelabuhan Kendal-Kumai. Sebab jadwal harinya masih belum ditentukan.

“PT ASDP Indonesia Very, sebuah perusahaan BUMN yang menjadi pememang lelang dan siap mengoperasionalkan transportasi kapal untuk Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan,” tukasnya.

Sementara itu, sebelum kapal mulai beroperasi, pihak ASDP akan memberikan simulasi dan SOP operasional pelayanan, kepada para pegawai Dishub Kendal. Sedangkan dukungan sarana angkutan, pihak Dishub Kendal telah membicarakannya dengan pihak Organda. Bahkan juga dilakukan dengan Perum Damri di Semarang. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *