Pemprov Harus Percepat Pembangunan Tol di Jateng

  • Whatsapp
PROYEK TOL: Warga Resah Pembebasan Tanah Proyek Tol Semarang-Solo (SS). Nampak alat berat memadatkan tanah proyek pembangunan jalan tol di wilayah Boyolali.
PROYEK TOL: Warga Resah Pembebasan Tanah Proyek Tol Semarang-Solo (SS). Nampak alat berat memadatkan tanah proyek pembangunan jalan tol di wilayah Boyolali.

SEMARANG, Jowonews.com –  Kalangan DPRD mendesak Pemprov untuk menggenjot pembangunan jalan tol yang di melintas Jawa Tengah. Kebutuhan infrastruktur ini sudah sangat mendesak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, ini merupakan program nasional yang digagas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil ketua DPRD Jateng, Fery Wawan Cahyono mengatakan, keberadaan jalan tol di Jateng sudah sangat mendesak. Jika infrastruktur bagus dan menyambung jelas bakal memperbaiki perekonomian di Jawa Tengah. “Jika memang ada masalah pembebasan lahan, harus segera dicarikan solusi. Ini sangat mendesak,” katanya, Minggu (3/1).

Bacaan Lainnya

Masalah infrastruktur, Jawa Tengah masih kalah jauh dibandingkan Jawa Timur atau Jawa Barat. Padahal sebagai daerah di tengah-tengah, mestinya harus bisa lebih berkembang. apalagi Jateng merupakan jalur perlintasan utama di Jawa. “Harus cepat digenjot pengerjaanya. Masak kalah dengan daerah lain,” ujarnya.

Selama ini persoalan yang dihadapi Jawa Tengah selalu terkait dengan pembebasan lahan. Pembangunan tol Bawen-Salatiga misalnya belum bisa rampung karena masalah alotnya pembebasan lahan. Untuk itulah, Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkab Semarang harus bergerak cepat menyelesaikan permasalahan tersebut. “Pembebasan lahan proyek pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga harus cepat dirampungkan, agar bisa segera dimulai fisiknya,” tambahnya.

Ferry juga meminta Pemprov Jawa Tengah menjamin ketersediaan meterial pembangunan jalan tol. Perijinan galian C juga diminta dibuka karena kebutuhan material untuk pembangunan infrastruktur jalan saat ini sedang tinggi. “Aturannya harus diperjelas, jika semua dibatasi dan tidak ada material jelas mempengaruhi pembangunan,” tambahnya.

Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi mengaku siap untuk membantu pembebasan lahan tol. Sebab ini merupakan proyek nasional yang diyakini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Jawa Tengah. “Ya harus dipercepat. Karena sudah berganti tahun,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Sri Puryono mengaku terlah berupaya keras untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Bersama dengan pemerintah daerah berbagai cara dilakukan agar bisa secepatnya merealisasikan pembangunan jalan tol di Jawa Tengah. “Tidak hanya tol Semarang-Solo, tapi juga ruas tol Batang-Semarang. Pembebasan lahan pembangunan jalan tol Batang-Semarang selesai Maret 2016. Sebab,  2018 semua jalan tol di Jateng diharapkan sudah bisa tersambung,” katanya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *