Astaghfirullah…Bayi Hugel Terapung di Sungai

  • Whatsapp
Bayi dibuang masih hidup
Bayi dibuang masih hidup

KENDAL, Jowonews.com—Warga Desa Jenarsaro, Kecamatan Gemuh, Senin (4/1) digegerkan dengan penemuan sesosok bayi terapung di Sungai Kalipening. Bayi tersebut terlihat mengapung dengan kondisi sebgaian tubuh yang sudah membusuk.

Bayi malang diduga hubugan gelap yang sengaja dibuang oleh orang tuanya. Sebab saat ditemukan kondisi bayi masih lengkap dengan ari-arinya tanpa sehelai kain. Diduga dibuang untuk menutup aib kedua orang tuanya yang tak ingin diketahui masyarakat.

Bacaan Lainnya

Jasad sosok orok bayi itu kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang main ditepi sungai. Tepatnya di Jembatan Kalipening Desa Jenarsari. “Awalnya ponakan saya bersama anak-anak kampung lainnya sedang pergi mancing di Sungai Kalipening. Saat tengah asik mancing tiba-tiba nampak sosok putih mengambang dari hulu turun ke hilir,” ujar Agus Salim, warga setempat.

Semakin dekat, ternyata setelah diamati itu adalah sosok bayi yang masih utuh seperti saat baru dilahirkan. “Anak-anak tersebut terus lari ke rumah saya dan melaporkan jika ada bayi mengambang di sungai,” tutunrya.

 Ia pun memastikannya dengan mengikuti anak-anak tersebut pergi ke sungai yang tak jauh dari rumahnya. setelah ia saksikan sendiri, ternyata betulan orok bayi yang dibuang oleh orang tuanya. Agus kemudian melapor ke pejabat desa setempat yang diteruskan ke Polsek dan Koramil.  

 Banyak warga yang penasaran dan berdatangan ke Kalipening untuk melihat dari dekat wujud orok bayi yang ditemukan dalam kondisi mengambang tersebut. Petugas yang tiba di lokasi secara bersama-sama mengangkat jasad bayi itu dari Kalipening ke atas daratan.

 “Polisi yang melakukan olah TKP dan pemeriksaan jasad bayi. Mungkin karena bentuknya masih kecil sehingga sulit dikenali jenis kelaminya. Diduga, jasad orok bayi itu berusia dalam kandungan enam hingga tujuh bulan,” ungkap dia.

 Suwarno, warga lainnya mengatakan tidak mengetahui bayi itu milik siapa. Menurutnya, warga Jenarsari sendiri tidak ada yang sedang ada masalah dengan kehamilannya. “Sepertinya bukan dari warga  Jenarsari, kemungkinan dari daerah atas sehingga bisa sampai kebawah sudah dalam kondisi tubuhnya mengapung,” katanya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *