Reaktivasi Rel Tawang – Pelabuhan Dikerjakan Tahun Ini

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – PT KAI Daop 4 Semarang ditahun 2016 ini akan mulai mengerjakan reaktivasi jalur kereta api (KA) Stasiun Tawang – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selain reaktivasi jalur, Daop 4 juga akan mulai membangun terminal peti kemas yang terletak di Kelurahan Kebonharjo.

Eksekutif Vice Presiden (EPV) Daop IV Semarang R Windar Prihadi Adji, mengatakan walaupun saat ini proses reaktivasi masih menyisakan konfilk berupa pembebasan lahan dan adanya perlawanan dari warga, namun target tersebut tetap akan dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini targetnya mulai dikerjakan, kalaupun mendapatkan perlawanan dan adanya klaim warga ada sertifikat tanah, KAI akan menempuh jalur hukum,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang disela-sela acara Corporate social responsibility(CSR), diberikan guna mendukung proses rehabilitasi salahsatu mushala di Jepara, kemarin.

Menurut Windar warga pun harus memahami adanya pembangunan terminal peti kemas dan reaktivasi jalur KA Tawang – Pelabuhan. Adanya pembangunan tersebut dilakukan untuk mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang ataupun Jawa Tengah. ” Kalau bisa sih diselesaikan dengan baik, karena tanah yang ditempati warga adalah aset negera. Salah satu jalan keluar adalah melakukan relokasi dan pembuatan rusun bagi warga,” ucapnya.

Sementara itu, terkait bantuan CSR yang diberikan kepada Misbahul Munir, panitia pembangunan mushala Al Mujahidin, Desa Ngeling, Pacangaan Jepara yang merupakan bentuk tanggung jawab moral PT KAI kepada lingkungan sekitar sebesar Rp 16.070.000 .

” Kita juga ingin memajukan bangsa dengan memberikan bantuan berupa modal usaha, selain itu juga mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan,” tuturnya.

Terpisah, Misbahul Munir, perwakilan panitia pembangunan mushala Al Mujahidin mengungkapkan jika dana perbaikan mushala yang diberikan sangatlah bermanfaat. Apalagi saat ini, kondisi tempat ibadah dalam keadaan rusak dan perlu diperbaiki. 

“kami bersyukur bisa mendapat bantuan dari PT KAI, setelah di survai beberapa waktu lalu dan sekarang dana bisa digunakan untuk menambal bangunan yang bocor,” katanya.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *