Penyaluran BOS Madrasah Harus Tepat Waktu

  • Whatsapp
Logo BOS
Logo BOS

SEMARANG,Jowonews.com—Pengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Kemenang Jateng Akhmad Su’aidi mengatakan, BOS harus disalurkan tepat waktu. Apabila terjadi keterlambatan penerimaan dana BOS Madrasah di sekolah swasta di beberapa daerah dikarenakan adanya perubahan teknis.

“Memang penyaluran sering berubah tiga kali dalam setahun,” katanya, Selasa (5/1).

Bacaan Lainnya

Dikatakan, secara teknis perpindahan penyelenggaraan dan penyaluran mulanya memang dilakukan Kantor Wilayah Kemenag Jateng, namun kini langsung diakomodir pihak Kemenag kabupaten/kota.

“Mungkin ada satu dua madrasah yang kurang kooperatif dan kurang cepat membuat laporan akhirnya, dan tertunda dan ini bisa jadi ada madrasah tidak dapat BOS, karena tidak melakukan aturan tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan, saat ini seluruh mahasiswa swasta di Jateng telah menerima dana BOS. Seperti diberitakan sebelumnya, madrasah swasta di beberapa daerah belum menerima dana BOS karena keterlambatan ini juga membuat pembelian keperluan sekolah dan honor guru tertunda.

“BOS untuk tahun anggaran 2015 telah ditetapkan pada bulan Oktober 2014,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Madrasah Kemenag Jateng, Jamun menjelaskan, terkait keterlambatan penerimaan BOS oleh madrasah dikarenakan adanya perubahan dari provinsi ke daerah. Saat ini pihaknya juga sudah mendapatkan laporan dari kabupaten kota, rata-rata madrasah swasta telah menerima 100 persen dana BOS.

“Minimal penggunaan dana BOS yaitu 80 persen. Adapun besaran dana BOS untuk Madrasah Ibtidaiah (MI) sebesar Rp800 ribu untuk satu siswa pertahun. Sedangkan Madrasah Tsanawiyah (MTs) persiswa Rp1 juta dalam satu tahun, dan untuk Madrasah Aliyah (MA) satu siswa sebesar Rp1,2 juta pertahun,” pungkasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *