Bangunan Relokasi Johar Mengecewakan

  • Whatsapp
Pasar Johar yang hangus terbakar. (Foto: IST)
Pasar Johar yang hangus terbakar. (Foto: IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Pedagang Johar menyatakan masih belum mau pindah ke bangunan yang sudah disiapkan untuk relokasi di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Ini lantaran kondisi bangunan dinilai mengecewakan pedagang yang notabene korban kebakaran.

Salah Satu Pedagang Johar yang juga Pengurus Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar Johar Surahman mengatakan, dari pantauan di bangunan tersebut masih memerlukan pembenahan. “Sejumlah sarana dan prasarana seperti talang air, paving dan ketersediaan jalan menuju pasar sementara masih minim,” ujarnya, kemarin.

Bacaan Lainnya

Selain itu yang lebih utama yakni ukuran lapak yang terlalu kecil. “Ukuran lapak hanya 1 kali 2 meter persegi, jauh dari perencanaan awal yang sebelumnya dibicarakan dengan pedagang,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar Dinas Pasar Kota Semarang memberi jeda waktu sebelum melaksanakan relokasi. Hal ini dilakukan untuk pembenahan infrastruktur yang masih kurang.

Kemarin sejumlah pedagang pasar Johar Semarang kemarin mendatangi bangunan baru pasar Johar Sementara yang berada di kawasan MAJT. Mereka kecewa dengan kondisi bangunan Pasar Johar Sementara yang baru selesai. Pasalnya bangunan itu tidak sesuai dengan perencanaan awal yang melibatkan para pedagang.

Sementara itu Kasi Penataan dan Pemetaan Dinas Pasar Kota Semarang Okta Viatmono yang mendampingi pedagang menyebutkan, dari hasil monitoring pedagang terhadap hasil pembangunan Pasar Johar sementara ini akan dikomunikasikan dengan pimpinan.

Menurutnya, untuk paving yang bergelombang masih menjadi tanggungjawab dari pihak ketiga dan sudah dikomunikasikan oleh kepala dinas. “Sedangkan untuk keluhan lainya memerlukan kordinasi dengan instansi lain karena diluar tugas dari Dinas Pasar,” terangnya.

Diantaranya soal penataan lalu lintas yang melibatkan Dishubkominfo dan pembukaan jalur dari arah Jalan Jolotundo. Oktaviatmono juga menuturkan untuk pengundian lapak pedagang akan dilakukan secara bertahap mulai 11 Januari mendatang.

Sedangkan saat ini Dinas Pasar terus melakukan sosialisasi kepada pedagang terkait rencana relokasi relokasi kawasan MAJT. “Sosialisasi akan kami terus lakukan sehingga pedagang benar-benar siap pindah ke pasar sementara,” tambahnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *