Pemkab Pekalongan Berikan Sinyal Penurunan Tarif Angkutan

  • Whatsapp

PEKALONGAN, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memberikan sinyal penurunan tarif angkutan terkait dengan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Bidang Lalu lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan informatika Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa pemkab akan mengundang seluruh pemangku kepentingan transportasi umum untuk membahas soal adanya penurunan harga BBM.

Bacaan Lainnya

“Kami mendukung kebijakan pemerintah itu karena hal ini menyangkut pelayanan transportasi. Pada persaingan usaha dimungkinkan akan ada penurunan tarif, tetapi kami menunggu kepastian dari pemerintah mengenai aplikasinya,” katanya.

Menurut dia, pemkab juga secepatnya akan berkoordinasi dengan Organda selaku organisasi transportasi dan pengusaha angkutan umum.

“Rencananya, koordinasi dilaksanakan pekan ini. Kami juga sedang menyiapkan undangannya dan berkonsultasi dengan pimpinan,” katanya.

Ia menyebutkan tarif angkutan umum perdesaan, yaitu tarif batas atas adalah Rp191,00 per penumpang per kilometer dan tarif batas bawah Rp151,00/penumpang per kilometer.

“Untuk angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) tarif batas atas Rp171,00/penumpang/kilometer dan taraf batas bawah Rp109,00/ penumpang/kilometer,” katanya.

Anggota Organda Kabupaten Pekalongan Slamet Sutrisno mengatakan bahwa pihaknya belum menerima soal surat penurunan tarif angkutan menyusul turunnya harga BBM menjadi Rp7.050,00/liter.

“Kami juga menerima pemberitahuan soal koordinasi soal masalah itu. Akan tetapi, di lapangan masih menggunakan tarif lama dan belum ada perubahan,” katanya.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *