Stok Pangan Di Surakarta, Aman !

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Stok beras yang tersimpan di gudang milik Perum Bulog Sub-Divisi Regional III Surakarta hingga awal Januari 2016 masih aman karena mampu mencukupi kebutuhan pangan di wilayah ini, hingga lima bulan ke depan.

“Stok pangan yang tersimpan di gudang Bulog yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di eks Keresidenan Surakarta hingga saat ini, mencapai 33.000 ton setara beras atau aman untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Mei mendatang,” kata Wakil Kepala Perum Bulog Sub-Divre III Surakarta, Muchari, di Solo, Kamis.

Bacaan Lainnya

Menurut Muchari stok beras tersebut tersebar di gudang Bulog Kartasura Sukoharjo, Delanggu dan Karangwuni Klaten, Wonogiri, Karanganyar, serta Sragen.

Menyinggung soal pengadaan beras pada 2016 dengan menyerap hasil panen petani, Muchari mengatakan pihaknya memang belum memulai karena masih menunggu turunnya kebijakan Intruksi Presiden yang baru yang mengatur harga pembelian pemerintah (HPP).

“Kami belum melakukan pengadaan karena masih menunggu turunnya Inpres tahun ini, yang mengatur HPP baru,” katanya.

Menurut dia, pihaknya telah ditargetkan dalam kegiatan pengadaan pangan di wilayah Surakarta mencapai sekitar 100 ribu ton setara beras.

“Kami optimistis mengadaan pangan di wilayah ini, 2016 dapat terealiasi sesuai target,” katanya.

Menurut dia, dari melihat hasil realisasi pengadaan pangan di Surakarta 2015, sebanyak 92 ribu ton setara beras atau sudah melebihi jumlah yang ditargetkan, atau sekitar 108 persen.

Menyinggung soal kegiatan penyaluran raskin di wilayah Surakarta, dia mengatakan pihaknya masih menunggu pagu raskin 2016 dari Pemerintah Provinsi Jateng.

Oleh karena itu, pihaknya belum dapat memastikan kapan penyaluran raskin tahap pertama 2016 akan dilakukan apakah pertengahan Januari atau awal Pebruari mendatang.

Namun, pihaknya pada prinsipnya telah siap melayani penyaluran raskin di wilayah ini, sebanyak 12 tahap pada tahun ini.

“Jika Pagu raskin sudah turun dari Gubernur, kami langsung siap penyaluran tahap pertama,” katanya.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *