Festival Durian 2016 Janjikan Lebih Menarik

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Penyuka buah durian bakal dimanjakan dengan makan durian sepuasnya pada Festival Durian 2016 di Lapangan Jatisari Mijen Kota Semarang 23 dan 24 Januari mendatang. Kali ini sebanyak 15 ribu durian akan disediakan panitia acara yang dipamerkan melalui 15 stan durian.

Dalam festival durian tersebut akan dikenalkan potensi produk unggulan petani durian khas Mijen yakni Durian Kholil dan aneka hasil agrowisata lainnya.

Bacaan Lainnya

Penjabat (Pj) Walikota Semarang Tavip Supriyanto mengatakan festival durian selain mengenalkan potensi hasil petani durian juga dalam rangka memperkenalkan juga destinasi wisata berupa agrowisata di kawasan Mijen.

“Peserta bukan hanya petani Mijen saja, ada dari Gunungpati, Boja bahkan dari Sumatera juga akan datang dengan mengenalkan durian unggulannya. Dengan demikian, peserta dari luar kota juga akan tahu, jika di Kota Semarang mempunyai produk buah durian yang unggul dan dapat dikenal di seluruh Indonesia,” ujarnya saat memantau kesiapan Festival Durian di Mijen, Jumat (8/1).

Dikatakan, Festival Durian yang ketiga kalinya ini berbeda dengan tahun sesudahnya, banyak acara pendukung yang lebih hidup dalam meramaikan buah khas tropis ini. Ada penampilan kesenian kuda lumping dan aneka lomba bagi peserta.

Pihaknya juga menjamin kemeriahan akan lebih terasa lantaran akan ada aneka jenis lomba berkaitan dengan durian, ada lomba durian terbesar, lomba makan durian dan lomba makan rambutan. “Ada lomba baru yakni lomba makan rambutan dikarenakan di Mijen juga sebagai sentra buah rambutan,” imbuhnya.

Bahkan Tavip juga mengatakan festival durian kali ini akan lebih menarik juga dari sisi harga durian yang bisa dibeli para peserta. Panitia akan menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) namun pihaknya kini masih berkordinasi dengan para petani peserta festival durian dalam penetapan HET.

“Jika di festival pertama kita kekurangan stok durian, tahun berikutnya kita kebanyakan dan harga tinggi dan festival kali ini untuk mengontrol kita sepakati dengan HET,” tukasnya.

HET juga sebagai informasi jika harga durian sudah bisa terjangkau bahkan jika ada pengunjung dan peserta membeli durian lebih tinggi dari HET akan dikembalikan uangnya.

Sementara, Camat Mijen Ali Muhtar mengatakan untuk lomba makan durian akan dikenakan biaya pendaftaran Rp50 ribu dan lomba makan rambutan dikenakan Rp10 ribu.

“Selain mengenalkan durian unggulan Mijen, kita juga akan mengenalakna hasil bumi lainnya yakni rambutan, srikaya, dan jambu kristal yang saat ini tengah dikembangkan oleh para petani Mijen,” terangnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *