Momentum Jumenengan Paku Alam X Dongkrak Hunian Hotel Di Yogyakarta

  • Whatsapp

YOGYAKARTA, Jowonews.com – Okupansi atau tingkat hunian hotel di Yogyakarta meningkat lima persen dibandingkan dengan beberapa waktu sebelumnya, selama momentum Jumenengan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X pada Kamis (7/1).

“Sekarang memang masih ‘low season’, tapi bisa terdongkrak lima persen,” kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restortan Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta Deddy Pranowo Eryono di Yogyakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Meski tidak signifikan seperti momentum libur Natal dan Tahun Baru 2016, acara jumenengan cukup memberikan angin segar bagi dunia perhotelan.

“Meski yang paling merasakan peningkatannya adalah hotel-hotel yang ada di ring satu (pusat Kota Yogyakarta, red.),” kata dia.

Melihat potensi tersebut, PHRI DIY berharap Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta seharusnya dapat memperbanyak kegiatan-kegiatan budaya.

“Kami berharap di DIY memiliki ‘event’ budaya lebih banyak dan menarik,” kata Deddy.

Menurut dia, rata-rata okupansi atau tingkat hunian hotel berbintang di Yogyakarta mencapai 80 persen, sedangkan hotel non-bintang atau melati mencapai 40 persen.

Kebijakan pemerintah yang membebaskan visa kunjungan bagi wisatawan sejak 2015, menurut dia, juga memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kunjungan wisata sekaligus okupansi hotel dari kalangan wisatawan asing.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY, katanya, rata-rata masih mengandalkan wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke Bali dan Jakarta.

“Kebijakan itu membantu, tapi karena penerbangan langsung belum ada maka belum berdampak signifikan,” kata dia.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *