SKPD Diminta Segera Bergerak

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Semarang diminta kerja lebih cepat agar program pembangunan berjalan dengan baik.

Hal ini menyusul sudah diserahkannya penyerahan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tahun 2016 kepada seluruh SKPD. Penyerahan tersebut di lakukan langsung oleh Pj. Walikota Semarang Tavip Supriyanto, Jumat (9/1) di Ruang Lokakrida. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Agung Budi Margono dan Joko Santoso.

Bacaan Lainnya

 Tavip mengucapkan terimakasih atas semua pihak terutama kawan-kawan Dewan dan SKPD yang memiliki komitmen untuk lebih cepat dalam pembahasan RKA hingga menjadi DPA seperti sekarang ini. Sehingga kawan-kawan SKPD diharapkan dapat lebih awal dalam merealisasikan program-program kegiatan yang telah direncanakan.

 “Tidak usah menunggu lama kita langsung bergerak untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bapak/ibu sudah susun, sehingga program-program pembangunan dapat selesai tepat waktu,” katanya, Jumat (8/1).

Termasuk juga dalam hal kegiatan yang membutuhkan pelelangan juga bisa dikerjakan sekarang. “Dalam bulan ini SKPD yang kegiatannya membutuhkan pelelangan, harus sudah diumumkan di SIRUP Pemkot Semarang (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), sehingga bulan depan sudah dapat dilelangkan,” harapnya. 

Di tahun ini Pemkot Semarang menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah sebesar Rp43 milyar yang dialokasikan ke beberapa SKPD khususnya yang menangani infrastruktur. 

Beberapa SKPD di lingkungan Pemkot Semarang yang menerima DPA diantaranya, Sekretaris Daerah Kota Semarang jumlah pendapatan Rp22,88 miliar dan belanja Rp99,67 miliar.

Dinas Pendidikan jumlah belanja Rp 305,82 milyar. Kemudian RSUD Ketileng dengan alokasi DPA dan jumlah pendapatan Rp125,21 miliar serta belanja Rp213.75 miliar. Dinas Bina Marga dengan jumlah pendapatan Rp 43 juta dan belanja Rp 43 miliar, Dinas Tata Kota dan Perumahan dengan jumlah pendapatan Rp 37,86 milyar dan belanja Rp 219,61 milyar. Terakhir Dinas Kebersihan dan Pertamanan dengan pendapatan Rp 12,59 miliar dan belanja Rp 13,21 miliar. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *