Warga Jomblang Legok Diteror Orang Misterius  

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Belakangan ini warga Jomblang Legok RT 02 RW 01, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang “diteror” oleh orang misterius di kampungnya.

Mereka menduga orang misterius itu adalah seorang pencuri. Dua hari berturut-turut orang misterius ini nongol dan dipergoki warga. Begitu dikepung, langsung “lenyap” di atap rumah dan lolos dari kepungan warga. Hal ini menimbulkan keresahan warga. Kejadian tersebut memunculkan anggapan kalau maling itu sakti atau mempunyai ilmu.

Bacaan Lainnya

Kali pertama muncul Rabu (6/1) malam, sekira pukul 21.00. Saat itu, seorang warga bernama Titik Surono (59) mencurigai seseorang yang berusaha masuk ke rumah tetangganya. Melihat hal itu Titik langsung memberi tahu tetangga lainnya yang kebetulan lewat. Tapi orang misterius tersebut sudah keburu kabur ke rumah kosong yang tak jauh dari lokasi.

“Rabu (6/1) malam saya memergoki orang tidak dikenal mau masuk ke rumah warga. Tapi pas warga datang kabur ke rumah kosong di sebelahnya. Sempat dikepung juga oleh warga semalam suntuk sampai Kamis (7/1) pagi,” ujarnya, Kamis (7/1) malam.

Warga yang mengetahui kalau maling misterius tersebut masuk ke rumah kosong langsung mengikutinya. Di dinding rumah yang telah ditinggal penghuninya selama delapan tahun tersebut tertinggal jejak kaki maling. Diduga kuat maling tersebut bersembunyi di atas ternit. Tapi setelah dicari ternyata orang yang dimaksud tidak ditemukan.

“Sudah dikepung ratusan warga, terus ternit di rumah kosong itu juga jebol, mungkin malingnya terjatuh. Tapi kok ya bisa hilang dan tidak ketemu,” terangnya.

Usai peristiwa Rabu (6/1) malam itu, warga terus berjaga hingga Kamis (7/1) pagi, sekira pukul 06.00. Hingga warga memastikan tidak ada orang di rumah tersebut. Namun menjelang malam tiba, tepatnya pada Kamis (7/1), sekira pukul 18.00, Titik Surono kembali mendapati gerak-gerik mencurigakan. Petang itu Titik yang hendak wudlu dikejutkan dengan suara di atap rumah. Suara tersebut diyakini Titik merupakan langkah seseorang.

“Tadi (Kamis malam, red) saya lagi yang memergoki. Saya dengan suara orang berjalan di atap. Saya yakin itu suara orang, kan beda dengan suara kucing. Terus saya teriak maling,” papar Titik.

Mendengar teriakan Titik yang diikuti suara kentongan warga membuat orang misterius tersebut kalang kabut. Maling misterius tersebut terlihat lari di antara atap rumah hingga menyebabkan beberapa genting pecah. Tapi sekali lagi, maling misterius tersebut kembali lolos dan tidak diketahui rimbanya.

“Dua kali dikepung warga yang melingkari blok, tapi tetap tidak ketemu malingnya. Padahal warga yang nyari itu sudah menghadang dengan naik ke atap rumah juga,” ujar warga lain, Arif, yang dua kali ikut mengejar maling tersebut. “Mungkin malingnya itu punya ilmu. Kalau tidak pasti sudah tertangkap,” sambung Titik.

Anggapan kalau maling misterius tersebut sakti atau memiliki ilmu juga diamini oleh sebagian warga. Salah satunya adalah Rahardian. “Banyak warga yang bilang kalau malingnya punya ilmu, jadi bisa lolos,” ujarnya.

Namun sebagian warga juga masih beranggapan kalau maling itu seperti maling kebanyakan. Hanya saja memanfaatkan kelengahan warga yang mengepungnya. “Iya bisa jadi malingnya memang bersembunyi dan menunggu warga lengah, terus kabur. Tapi kok ini sampai dua kali,” ungkap Arif.

Informasi lain menyebutkan kalau di daerah Jomblang Legok dan Jomblang Sari memang sering terjadi aksi pencurian. Aksi pencurian terakhir terjadi pada malam tahun baru 2016. Saat itu seorang warga kehilangan televisi waktu merayakan malam tahun baru bersama warga. Sebelumnya, juga beberapa rumah telah kecurian barang.

Bahkan dari serangkaian aksi pencurian di sekitar Jomblang, ada satu aksi pencurian yang terekam CCTV. Yakni peristiwa yang terjadi pada Kamis, 19 November 2015 lalu, sekira pukul 02.00, gang buntu Jomblang. Saat itu terlihat dua pengendara sepeda motor berboncengan. Salah satu pemotor tersebut turun dan melompati pagar rumah. Pelaku yang terekam bertubuh kurus, memakai jaket, dan helm. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *