Bebas Visa Wisata Dinilai tarik Wisatawan Manca

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Penggiat wisata di Semarang menyambut baik program pemerintah yang memberikan tambahan negara bebas visa masuk wisata sebanyak 84 negara pada Desember tahun lalu. Program itu dinilai meningkatkan kunjungan wisatawan manca.

Banyaknya obyek wisata yang beragam di Semarang, program bebas visa masuk diharapkan juga akan berimbas pada menaiknya jumlah kunjungan wisata asing ke Semarang pada 2016 ini.

Bacaan Lainnya

Subaedi, Pengurus Desa Wisata Kandri Gunungpati Semarang mengaku senang dengan adanya bebas visa masuk tersebut. Menurutnya, jika di 2015 lalu di daerahnya yang menjual wisata alam sangat digemari oleh wisatawan asing terutama para mahasiswa asing yang belajar di Semarang dan Jateng.

“Paket wisata kita adalah menjual alam semisal paket wisata tradisional dolanan sawah, lebalar kebudayan Jawa, dan aneka wisata alam lainnya. Mereka sangat suka wisata sperti itu lantaran berbeda dan unik,” katanya, Rabu (13/1).

Dikatakan, kunjungan wisatawan asing di Kandri mencapai ribuan, padahal ia hanya menargetkan sekitar 500 wisatawan asing saja. “Apalagi kini lebih banyak negara Afrika dan Amerika Selatan dalam bebas visa masuk wisata, ini bisa mendorong naiknya jumlah wisatawan asing ke Semarang. Saya memprediksi, pada tahun 2016 ini jumlah wisatawan asing akan kembali bertambah bisa diangka lebih dari 1.000 orang wisatawan asing lagi,” terangnya.

Sementara, dalam sektor jasa perhotelan, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kota Semarang, Dedy Sumardi menuturkan, kebijakan dari pemerintah pusat yang memebaskan visa bagi 84 negara untuk masuk Indonesia juga akan berimbas ke Semarang.

Menurutnya, peluang tersebut dijawab dengan semakin banyaknya hotel berdiri di kota Semarang. Didukung dengan daya tarik wisata Kota Lama, kawasan Pecinan dan wisata alam yang eksotis, Semarang mampu memberikan servis memuaskaan bagi wisatawan asing.

“Kalau saya lihat, dulu saat kebijakan masih pada 47 negara bebas visa wisata saja sudah menaikan kunjungan wisatawan hingga 19 persen, padahal pertumbuhan normal hanya berkisar 6-8 persen saja,” ungkapnya mengutip data wisatawan asing secara nasional.

Dirinya yakin jika Semarang tetap akan kebagian kunjungan imbas kebijakan pembebasan visa masuk wisata tersebut. Karena pemerintah telah mencanangkan ada sekitar 20 juta wisatawamn asing dalam berkunjung ke Indonesia di 2016.

“Kawan-kawan hotel siap menampung segala kebutuhan dan fasilitas wisatawan asing yang ke Semarang. Hotel-hotel di Semarang kini juga telah memberikan layanan paket wisata kepada para tamunya untuk bekeliling kota Semarang,” tandasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *