Persoalan Sudah Selesai, Nasihin Mengundurkan Diri Sebagai CTKI

  • Whatsapp

KENDAL, Jowonews.com – Nasihin (42) warga RT 05 RW 03 Desa Botomulyo Kecamatan Cepiring Kendal, ternyata telah mengundurkan diri sebagai calon tenaga kerja Indonesia (CTKI) yang diproses Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Sarco. Sehingga tidak benar kalau dia megaku telah ditipu PJTKI PT Sarco.

Hal itu disampaikan Kepala Cabang (KC) Kendal PJTKI PT Sarco, Supiyah yang didampingi  Wakil Kepala Cabang Soleh Alwi, Rabu (13/1). “Nasihin itu telah mengundurkan diri sebagai CTKI. Tidak benar kalau dia mengaku tertipu karena tidak jadi berangkat menjadi CTKI di Arab Saudi,”ungkap Supiyah.

Bacaan Lainnya

Apa yang disampaikan Supiyah itu sekaligus mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya. Dimana Nasihin mengaku ditipu PJTKI PT Sarco Cabang Kendal. Ia mengaku sekitar tanggal 8 Oktober 2014 silam, telah memberikan uang sebanyak Rp 9 juta kepada PT Sarco untuk menjadi CTKI di Arab Saudi. Namun sesuai jadwal yang dijanjikan akan diberangkatkan sebulan kemudian, ternyata tak kunjung tiba. Sehingga dia melaporkan ke Disnaker Kendal.

Disampaikan Supiyah, pengunduran diri Nasihin sebagai CTKI itu dituangkan dalam surat bermeterai, tanggal 10 Agustus 2015. Surat itu ditandatanganinya langsung dengan diketahui Kepala Desa (Kades) Botomulyo, M Ridho.

Dalam kesempatan itu Soleh Alwi juga menyampaikan bahwa persoalan antara PT Sarco Cabang Kendal dengan Nasihin sebenarnya sudah selesai di Disnakertrans Kendal. Dimana pada tanggal 19 Agustus 2015, antara PT Sarco dengan Nasihin sudah bertemu di Disnakertrans Kendal.

“Dalam pertemuan itu Nasihin memang meminta dikembalikan semua uangnya Rp 9 juta. Kami menyanggupi mengembalikan, tapi dengan syarakt Nasihin juga harus menanggung semua proses yang sudah berjalan. Karena faktanya memang sudah proses semua mas,”ungkap Soleh Alwi.

Dalam kesempatan itu Nasihin menyampaikan akan piker-pikir. “Tapi sampai sekarang juga tidak ada kejelasan, dia tidak mau datang lagi ke Disnakertrans. Sehingga karena tidak mau bertemu lagi, persoalan ini dianggap selesai dan tidak ada apa-apa,”imbuh Soleh.

Dalam kesempatan itu, Soleh dan Supiyah juga menyampaikan apa yang disampaikan Nasihin di media banyak yang tidak benar sama sekali. Salah satunya terkait dengan klaim dia bahwa dirinya dijanjikan akan diproses selama 1 bulan saja. “Itu tidak benar sama sekali. Jelas kok dalam surat perjanjian penempatan kerja dengan tujuan Timur Tengah, penempatan itu selama 6 bulan. Jadi PT Sarco tidak pernah menjanjikan 1 bulan,”ujarnya.

Soleh dan Supiyah juga mengeluh, akibat pemberitaan di Jowonews.com, sampai sekarang tidak ada orang yang mau mendaftar sebagai CTKI dari perusahaannya. Sehingga dirinya merasa dirugikan sekali. “Saya itu sudah memasang iklan di beberapa media, tapi sebulan ini tidak ada yang daftar. Bahkan malah banyak yang telpone, bahkan ada yang dari Hongkong menanyakan berita yang di Jowonews itu,”akunya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *