Puluhan Bangunan Kota Lama akan Direvitalisasi

  • Whatsapp
Kota Lama

SEMARANG, Jowonews.com – Revitalisasi Kawasan Kota Lama akan segera dilakukan oleh Pemkot Semarang. Salah satu prioritas utama yang akan dilakukan dengan membangun infrastruktur di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Kota Semarang, M Farchan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) di tahun 2015 untuk penataan Kawasan Kota Lama (KKL). “Dari DED tersebut diperoleh data bahwa penanganan infrastruktur KKL butuh sekitar Rp 67 miliar,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, dana sebesar itu akan digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana. Secara rinci, digunakan untuk pembangunan drainase, pemasangan paving dan pembuatan street furniture.

Dananya bisa berasal dari Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun Pemkot Semarang memiliki kewajiban menyusun dokumen Dossier KKL sebagai Kota Pusaka 2020.

“Kota Lama sudah menjadi Kota Pusaka, namun baru sebatas status hukum. Sedangkan pengakuan secara nasional belum. Kita butuh pengakuan itu untuk diakui Unesco sebagai pengakuan internasional,” tukasnya.

Tercatat 30 bangunan di Jalan Letjen Suprapto akan direvitalisasi, tujuh di Jalan Mpu Tantular dan enam lainnya di Jalan Merak. Puluhan bangunan tersebut sebagian sudah dimanfaatkan, namun sebagian terbengkalai serta dalam kondisi beragam baik rusak maupun dalam kondisi baik.

Adapun langkah awal ini, Bappeda akan menyusun dokumen Dossier KKL untuk diajukan sebagai warisan dunia dalam 3 bulan ini. Selain menyusun dokumen, pihaknya juga akan membentuk tim kerja dan kelompok kerja (pokja) teknis.

“Kami juga menggelar Forum Group Discussion (FGD), seminar tematik untuk menyatukan visi mengenai KKL sebagai Kota Pusaka dan warisan dunia ke Unesco,” terangnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri mengaku mendukung program revitalisasi Kota Lama ini. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah secara kontinyu menggelar berbagai even seni budaya di kawasan ini.

“Kami juga mendorong berbagai komunitas untuk melakukan kegiatan disini sekaligus meramaikan Kota Lama,” imbuhnya.

Beberapa even yang digelar di sini di antaranya adalah Semarang Night Carnival (SNC) 2015 dan 2016 mendatang. Selain itu ada pula Festival Garuda dan beberapa kegiatan berkesenian lainnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *