Hilang Diduga Gabung Gafatar

  • Whatsapp

BOYOLALI, Jowonews.com- Setelah sempat dilaporkan hilang diduga bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Bentar Setiarto (25), akhirnya pulang. Warga Dukuh Ringinrejo, Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Boyolali itu adalah adik dari Eko Purnomo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas hilangnya dr Rica Tri Handayani selama dua pekan. 

Kamis (14/1) Bentar Setiarto dibawa ke Mapolres Boyolali setelah dijemput dari Mapolda DIY. Kapolda Jateng Irjen Pol Noer Ali melalui Kabubdit I Keamanan Negara Polda Jateng AKBP Joko Cahyono mengatakan, Bentar ditemukan polisi saat menjenguk kakaknya, Eko Purnomo di Mapolda DIY. 

Bacaan Lainnya

Dia akhirnya pulang dan langsung ke Mapolda DIY karena bersimpati dengan kakaknya yang ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penculikan dr Rica. “Kami dihubungi Polda DIY untuk menjemput dia (Bentar). Kemudian langsung kami bawa ke Mapolres Boyolali,” ujar Joko kepada wartawan di Mapolres Boyolali.

Menurut Joko, hasil penyelidikan, Bentar sebelumnya pergi bersama rombongan kakaknya tersebut bersama dr Rica di Kalimantan. Kemudian memisahkan diri dengan alasan mencari kerja sendiri. Seteleh mengetahui kakaknya ditahan di Mapolda DIY dari pemberitaan di media massa, dia langsung memutuskan pulang. “Dari Kaliamantan Bentar ke Batam, kemudian terbang ke Jogja menemui kakaknya di Mapolda DIY,” jelasnya. 

Bentar kemudian dijemput dan dibawa ke Mapolres Boyolali, karena sebelumnya orang tuanya, Sularto, membuat laporan orang hilang atas ketiga anaknya tersebut di Mapolres. 

Dari pemeriksaan sementara, lanjut Joko, tujuan mereka semua ke Kalimantan untuk mencari kerja dengan membuat klinik kesehatan. Ditanya mengenai keterlibatan dengan ormas Gafatar,

Joko menjelaskan, semua rombongan dr Rica aktif dalam ormas Gafatar sejak 2011. Yaitu, Eko Purnomo bersama istrinya Veni Orinanda. Kemudian dr Rica, Bentar Setiarto dan Krisma Fitri Arta. “Kami mengetahui Eko menjadi pimpinan tertinggi di rombongannya dr Rica. Sementara Bentar dan Krisma berperan sebagai IT Gafatar,” katanya.

Sularto yang kemarin juga menjemput di Mapolres Boyolali, mengaku bersyukur dengan ditemukannya anaknya. “Saya tidak menduga anak pertama saya ditetapkan menjadi tersangka. Keluarga berharap musibah ini bisa segera berakhir dan keluarga bisa kembali hidup tenang,” kata dia. (JN01/JN03) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *