Talud Masjid Longsor Menimpa Rumah

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com– Rumah milik Abdul Ma’ruf, 56, warga Dusun/DesaNgadikerso, RT  1 RW 1, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang rusak akibat tertimpa tanah longsor. Tembok ruang tamu rumah tersebut beserta perabotan meja kursi hancur tertimpa. Beruntung peristiwa yang terjadi Kamis (14/1) pukul 05.00 kemarin tidak menyebabkan korban jiwa. Sebab para penghuni rumah sedang aktivitas di dapur rumah.  

Tanah yang longsor tersebut adalah halaman dan talud masjid. Kebetulan posisi masjid berada di atas rumah milik korban. Diperkirakan tanah tersebut tidak kuat menahan beban akibat tergerus air hujan, sehingga terjadi longsor.

Bacaan Lainnya

“Saya dengar suaranya keras sekali seperti pohon. Setelah saya cek ternyata rumah saya yang kena longsoran tanah. Untung saja saat kejadian saat saya bersama istriSupriyati serta anak Aisyah dan cucu berada di dapur. Jadi tidak ada yang terluka akibat tanah longsor,” kata Abdul Maruf.

Warga beserta tim SAR dan anggota TNI dan Polsek Sumowono langsung membantunya untuk membersihkan material tanah yang menimbun rumahnya. Selanjutnya tembok rumah yang rusak tersebut dilakukan perbaikan.

“Di Desa kami memang rawan longsor, karena kondisi tanahnya yang berbukit-bukit. Sehingga ketika turun hujan tanah akan mudah longsor. Namun bencana longsor hanya kecil, tidak sampai merenggut korban jiwa,” ungkap Kades Ngadikerso, Sugiyono.

Sugiyono menambahkan, selama musim hujan di tahun 2015 saja sudah ada 7 kali longsor kecil yang menyebabkan kerugian material. Peristiwa itu terjadi 3 titik di Dusun Jlegong, 2 titik lokasi longsor di Dusun Kewedusan, dan 2 titik di Dusun Ngadikerso.

“Tahun 2016 ini kami sudahmenganggarkan dana bantuan untuk bencana. Namun anggaran itu barubisacairbulanJuni mendatang,” ungkapnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *