KPU Minta Tambahan Anggaran Rp 2,5 M

  • Whatsapp
ilustrasi

SALATIGA, Jowonews.com– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga, Putnawati, Jumat ( 15/1) siang  mendatangi kantor DPRD Salatiga  menemui Ketua DPRD setempat. Kedatangannya guna berkoordinasi soal anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. Karena dana yang sudah dianggarkan sebelumnya kurangan Rp 2,5 miliar.

 “Kedatangan kami ke dewan  untuk berkoordinasi dengan ketua dewan terkait proses dinamika politik salah satunya, anggaran Pilkada Salatiga 2017. Kami juga sudah berkoordinasi dengan TPAD dan dijanjikan anggaran akan ditambah pada perubahan anggaran 2016,” jelas Putnawati kepada wartawan di Kantor DPRD Salatiga.

Bacaan Lainnya

Putnawati menambahkan, dana yang telah ditetapkan dalam APBD 2016 di KPU terkait biaya penyelenggaraan tahapan Pilwakot Salatiga 2017 sebesar Rp 5 miliar. Dana sebesar itu dinilai Putnawati masih kurang untuk menyelenggarakan Pilkada Salatiga.

Menurutnya, , pada Senin (18/1) besok, KPU Salatiga kembali bertemu dengan Komisi A DPRD untuk memberikan beberapa item kebutuhan yang belum terakomodir di anggaran awal.

“Kekurangannya Rp 2,5 miliar, untuk itemnya akan kami paparkan dihadapan Komisi A dan Ketua DPRD Salatiga, pada Senin (18/1) depan,” imbuhnya.

Dikatakan dia, KPU Salatiga sudah berusaha untuk efisiensi anggaran, termasuk honorarium juga dikurangi, kemudian sosialisasi dan bahan alat peraga juga sudah dikurangi.

Saat ditanya hasil dari pertemuan dengan Ketua Dewan Teddy Sulistio, Putnawati optimis DPRD akan menyetujui anggaran tambahan dana Pilkada 2017. “Dari pertemuan tadi (dengan Ketua DPRD), ada sinyal Dewan setuju penambahan anggaran untuk KPU,” imbuhnya.

Tahapan Pilkada Salatiga akan dimulai bulan Maret 2016 mendatang. Diawali dengan sosialisasi Pilkada Salatiga 2017.

Sementara, Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio mengatakan, KPU Salatiga diberi kesempatan untuk mengajukan kembali usulan anggaran Pilkada ke dewan dan anggaran itu akan dirasionalisasi dan dicermati untuk jumlah Pilkada. Dan jika diperhitungkan, akan dilakukan perubahan.

Diketahui, guna efisiensi anggaran, Badan Anggaran DPRD Kota Salatiga memangkas alokasi dana Pilkada 2017 yang diusulkan oleh  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga senilai Rp 15 miliar menjadi Rp 5 miliar. Selain efisiensi, Badan Anggaran menilai ada sejumlah pos anggaran yang dinilai terlalu besar.

Dalam kesempatan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Salatiga Bambang Riyantoko mengatakan, dewan terpaksa memangkat anggaran yang diajukan KPU Salatiga karena ada sejumlah pos yang dinilai terlalu boros.

“Saya contohkan makan per orang, diajukan Rp 70 ribu per orang. Nilai itu terlalu besar, kemudian kami revisi dan disetujui Rp 27 ribu per orang,” ujar politisi Partai Nasdem ini . Menurut Bambang, besarnya sejumlah pos anggaran yang diajukan KPU Salatiga itu, karena ,masih berpegang kepada anggaran KPU pusat di APBN. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *