Tujuh Remaja Pesta Miras Oplosan

  • Whatsapp

KENDAL, Jowonews.com—Kenakalan remaja di Kendal kembali terjadi. Hal itu terbukti dari  razia yang digelar Satpol PP Kendal berhasil mengamankan tujuh remaja.  Lebih mengejutkan lagi, dari tujuh, dua diantaranya adalah siswi pelajar SMP swasta.

Ketujuh remaja tersebut diamankan lantaran nekat melakukan pesta minuman keras (miras) jenis oplosan di Stadion Utama Kendal.  Ketujuh remaja tersebut rupanya memanfaatkan kondisi sepi Stadion yang terletak di Kelurahan Kebondalem.

Bacaan Lainnya

Tujuh, tiga diantaranya adalah remaja perempuan yakni, DP, YT, dan AD. Sedangkan empat lainnya yakni, AR, IF, RF, HR. Sebenarnya ada delapan, namun satu lainnya berhasil melarikan diri saat hendak dilakukan penangkapan.

Salah satu siswi pelajar, berinisial DP, 13 mengaku jika dirinya tidak ikut minum-minuman keras maupun oplosan. Sebab dirinya mengaku hanya diajak nongkrong oleh teman laki-lakinya.




“Sehabis pulang sekolah, saya di SMS di ajak  nongkrong di Stadion. Saya dijemput di rumah, tidak tahunya di Stadion sudah disiapkan miras jenis Conyang dan oplosan. tapi saya tidak minum,” ujar palajar Kelas VIII SMP AL-Hidayah itu saat diwawancara sejumlah awak media, Senin (18/1).

Hal senada diakui YT, 13 yang juga pelajar kelas VIII SMP Al-Hidayah. Ia mengaku sebenarnya saat ada pesta miras, dirinya ingin pulang. Tapi, para lekaki tidak ada yang mau mengantarnya pulang.  “Katanya suruh nunggu nanti kalau minuman sudah habis,” akunya.

Sementara AR, remaja asal Kelurahan Banyutowo mengaku jika dirinya yang membeli miras Conyang dan miras oplosan. Miras oplosan ia beli dalam bungkus plastik ukuran 0,25 liter. “Harga perbungkus plastik Rp 6.000. beli delapan bungkus, sudah diminum ramai-ramai dua bungkus,” paparnya.

Kepala Satpol PP Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan tangan remaja tersebut Satpol PP berhasil menyita dua botol miras jenis Congyang dan enam bungkus plastik miras oplosan. Selain itu mengamankan lima bungkus obat batuk yang diduga digunakan sebagai campuran dalam minuman oplosan.

Juga ikut disita, celana panjang dan jaket serta tas milik pelaku pesta miras yang melarikan diri.  “Para remaja ini akan kami lakukan pembinaan. Selanjutnya akan kami panggil orang tua mereka untuk kami kembalikan,” katanya.

Sedangkan untuk dua pelajar, rencananya akan memberikan surat tembusan pemberitahuan kepada pihak sekolah. “Ini penting, agar sekolah bisa melakukan pengawasan intensif kepada dua pelajar ini,” tambahnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *