15 Persen Bidang Tanah Pekalongan Belum Bersertifikat

  • Whatsapp

PEKALONGAN, Jowonews.com – Sekitar 15 persen dari 95 ribu bidang tanah milik warga Kota Pekalongan, Jawa Tengah, belum bersertifikat.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Pekalongan, Heri Sulistyo di Pekalongan, selasa, mengatakan jumlah bidang tanah milik masyarakat yang belum bersertifikat setiap tahunnya turun karena BPN melakukan program operasi nasional agraria (Prona).

Bacaan Lainnya

“Sekitar 15 persen bidang tanah yang belum tersertifikasi itu tersebar pada empat kecamatan,” katanya.

Adapun, kata dia, tanah yang belum tersertifikasi pada empat kecamatan itu didominasi tanah sawah.

Ia mengatakan untuk memaksimalkan program kepemilikan sertifikasi ini, pada 2016 BPN kembali akan melanjutkan program operasi nasional agraria.

“Pada prona ini, kami akan memfokuskan pada sejumlah kelurahan agar masyarakat mendaftarkan kepemilikan tanahnya,” katanya.

Ia mengatakan pada program operasi agraria ini, BPN telah menetapkan kuota 500 bidang tanah.

“Kuota pada program sertifikasi pada 2016 masih sama dengan tahun sebelumnya, yaitu 500 bidang tanah yang belum bersertifikat,” katanya.

Ia menambahkan sebanyak enam kelurahan yang sudah masuk pada prona, yaitu Kertoharjo 75 bidang, Kuripan Yosorejo 100 bidang, Sokoduwet 75 bidang, Gamer 50 bidang, Kalibaros 100, serta Degayu 100 bidang.  (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *