Tol Semarang-Tegal Terkendala Lahan di Kendal

  • Whatsapp
PROYEK TOL: Warga Resah Pembebasan Tanah Proyek Tol Semarang-Solo (SS). Nampak alat berat memadatkan tanah proyek pembangunan jalan tol di wilayah Boyolali.
PROYEK TOL: Warga Resah Pembebasan Tanah Proyek Tol Semarang-Solo (SS). Nampak alat berat memadatkan tanah proyek pembangunan jalan tol di wilayah Boyolali.

KENDAL, Jowonews.com – Tim pembebasan lahan pembangunan jalan tol Semarang-Tegal mengalami banyak kendala untuk melakukan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Kendal. Pasalnya antara tim dengan warga belum ada kesepakatan harga.

Menurut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kendal yang juga ketua tim pembebasan tanah, Usman mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini adalah masalah harga tanah. Padahal, masalah harga tanah, tim pelaksana pembebasan tidak berwenang.

Bacaan Lainnya

Yang mempunyai kewenangan dan berhak menentukan adalah tim appraisal (penaksir harga-red) oleh satuan kerja independen. “Kami selaku tim pelaksana pembebasan tanah tidak berhak menentukannya,” ujarnya, Selasa (19/1).

Dari 27 desa baru ada dua desa yang sudah mencapai 50 persen pembebasan tanahnya. Dua desa tersebut yakni Desa Tejorejo dan Desa Wungurejo Kecamatan Ringinarum.

“Padahal, pembebasan tanah ditarget harus sudah selesai akhir tahun 2916,” tandasnya.

Penaksiran harga di dua desa tersebut telah dilaksanakan tim appraisal pada 18 Januari lalu. Namun sepertinya belum ditemui kesepakatan harga.

“Warga yang keberatan, diberikan waktu hingga 14 hari sejak rapat penentuan harga tersebut disampaikan. Gugatan yang disampaikan, biasanya berupa nilai dan ukuran tanah yang tidak sesuai dengan taksiran,” jelasnya.

Dipaparkannya, , jalan tol yang akan melewati wilayah Kabupaten Kendal sepanjang 37 km. Antalaian akan melewati 27 desa di 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Kaliwungu Selatan, Brangsong, Pegandon, Ngampel, Gemuh, Ringinarum dan Weleri.

“Nantinya jalan tersebut mulai dari perbatasan Semarang-Kendal hingga Kendal-Batang,”tukasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *