Lima Kecamatan di Kendal Dalam Pengawasan TNI

  • Whatsapp

KENDAL, Jowonews.com—Lima Kecamatan di Kendal dalam pengawasan khusus Kodim 0715 Kendal, karena rawan muncul gerakan radikalisme. Kelima kecamatan tersebut adalah Weleri, Rowosari, Ringinarum, Sukorejo dan Patean.

 Menurut Dandim 0715 Kendal, Letkol Inf Piter Dwi Adiyanto, dari informasi yang didapatnya, daerah-daerah tersebut cukup ekstrim dan rawan akan munculnya gerakan radikal. Hal itu lantaran daerah-daerah tersebut menjadi titik temu dan titik akses penghubung dengan kota lain.

Bacaan Lainnya

 “Rowosari dan Weleri itu menjadi titik lintas antara Kendal-Batang, Sukorejo dan Patean dan Ringinarum menjadi titik akses menuju Temanggung,  Biasanya didaerah titik temu dan mudah diakses seperti itulah mereka bersarang,” ujar Piter, Kamis (21/1),

Tapi dari pemantauannya, di Kendal secara umum tidak ada organisasi radikal. Tapi hal itu tidak menutup kemungkinan adanya orang-orang atau oknum yang ikut aktif di organisasi radikal.

“Ini yang perlu diwaspadai, karena mereka bisa menyebarkan paham-paham tertentu di lingkungan tempat mereka tinggal,” jelasnya.

Pihaknya terus melakukan koordinasi pengawasan bersama dengan Polres Kendal terhadap lima Kecamatan tersebut. Hal itu lantaran dirinya mengakui kekurangan personel untuk melakukan pantauan.

“Selain itu kami meminta masyarakat untuk turut membantu dan bekerjasama dalam melakukan pengawasan. Salah satu contohnya, dengan melaporkan kepada Polres maupun Koramil terdekat, jika ada warga baru yang datang untuk bermukim,”  jelasnya.

Sebab menurutnya, pihaknya maupun anggotanya tidak bisa menjangkau wilayah hingga tingkatan dusun dan RT. Makanya, pihaknya bekerja sama dengan kepala desa, Ketua RT dan Ketua RW dimasing-masing wilayah.

Pasi Intel Kodim 0715/Kendal, Kapten Inf Sudyatmoko, mengungkapkan, untuk melakukan antisipasi terhadap tindakan-tindakan teroris yang berencana menyerang markas Koramil dan Kodim di wilayah Kendal, maka dilakukan tindakan preventif ke dalam.

 “Kami kuatkan piket setiap harinya. Selain memeriksa orang luar yang hendak masuk ke dalam markas Koramil maupun Kodim 0715/Kendal. Sehingga tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam Koramil dan Kodim. Hal ini untuk mengantisipasi, siapa tahu suatu saat ada kejadian yang tidak diinginkan dan membahayakan para personel TNI di Kendal,”pungkasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *