Sejumlah Baut di Bendungan Wilalung Copot

  • Whatsapp

KUDUS, Jowonews.com-Sejumlah baut di Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan copot. Kejadian tersebut diperkirakan sudah terjadi sejak lama. Ada dugaan, hilangnya baut karena ulang orang iseng. 

Berdasarkan pantauan, baut yang hilang terlihat di pintu nomor 10 dan 11. Bekas baut yang terlepas masih terlihat jelas bekasnya. Di satu bagian, ada mur yang diperkuat dua baut tetapi ada pula yang hanya satu baut.

Bacaan Lainnya

Kades Kalirejo Agus Hariyanto, berpendapat baut tersebut kemungkinan dilepas secara sengaja. Logikanya, kekuatan baut mencengekeram mur cukup kuat.

”Kalau lepas begitu saja mungkin akan sangat sulit,” jelasnya.

Di tempat tersebut sebenarnya sudah ada penjaga yang memantau bangungan tersebut. Namun, bila benar ada yang iseng mencopotnya, sebenarnya dapat saja terjadi.

”Pengawasan tidak dapat dilakukan secara terus menerus, apalagi wilayah itu merupakan kawasan perbatasan Kudus-Demak,” paparnya.

Mengenai antisipasi ke depan, pihaknya akan memasang semacam papan pengumuman. Isinya, bila melakukan perusakan di tempat tersebut akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.

”Sebenarnya, hal itu juga sudah dilakukan petugas penjaga di tempat tersebut, tetapi antisipasi tetap harus dilakukan,” paparnya.

Koordinator penjaga pintu air pada BPBWL yang berada di bawah Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Seluna, Noor Ali, menyatakan soal baut yang hilang terjadi sudah sejak lama. Selain kemungkinan ada unsur kesengajaan, faktor alam juga dimungkinkan mengakibatkan baut lepas.

Penjelasannya, di sekitar pintu air sering terdapat tumpukan sampah sisa banjir. Kondisi tersebut ditambah dengan tekanan air dapat mengakibatkan baut terlepas dari dudukannya. Dia menilai, hilangnya baut tidak begitu membahayakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *