101 Grup Musik dan 466 Musisi Terverifikasi

  • Whatsapp

JEPARA, Jowonews.com – Sebanyak 101 kelompok musik dangdut lolos verifikasi kelompok musik yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, baru-baru ini. Selain kelompok musik, ada juga 466 musisi yang dinyatakan terverifikasi. Data hasil verifikasi itu, saat ini sudah diserahkan ke Polres Jepara.

Hal ini disampaikan ketua tim verifikasi kelompok musik dan musisi, Didik Pramono kemarin. Didik mengatakan, Jumat (22/1) pihaknya beserta Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara menyerahkan data tersebut pada Polres Jepara. Bersamaan dengan itu, ada pula beberapa penegasan dan kesepakatan terkait pentas musik dangdut di Jepara.

Bacaan Lainnya

Salah satunya terkait DJ dalam pentas dangdut. Baik pihak DKD maupun pihak kepolisian sepakat agar DJ dan hous musik tak lagi dipentaskan di Jepara. Sebab iramanya dinilai keluar dari aliran musik dangdut.

Didik menyatakan, saat menyerahkan data pada pihak kepolisian itu pihaknya juga menyampaikan permohonan sebagaimana keinginan pelaku kelompok musik dan musisi dangdut di Jepara. Yakni agar jam pentas dangdut dikembalikan sebagaimana semula.

”Saat ini pelaku musik dangdut sudah berbenah diri. Mereka mengikuti arahan dari pihak kepolisian untuk tampil lebih baik sesuai aturan. Mereka juga sudah melakukan pendataan ulang dan verifikasi. Harapannya ada pengembalian jam pentas dangdut sebagaimana semula,” terangnya.

Melalui penyerahan data hasil verifikasi ini, Didik berharap, keberadaan musisi dan kelompok musik dangdut di Jepara semakin tertata. Data itu diharapkan juga bisa menjadi acuan bagi pihak kepolisian ketika mengeluarkan ijin pentas.

Sementara itu Kepala Disparbud Jepara Mulyaji melalui Kabid Kebudayaan Agus Tri Harjono menyatakan, proses verifikasi untuk kelompok musik dan musisi itu dilakukan 5,6 dan 7 serta 12, 13 dan 14 Januari lalu.

Agus menilai, antusias kelompok musik dan musisi untuk mengikuti proses verifikasi tersebut cukup bagus. Hal itu nampak dari tingginya jumlah kelompok musik yang hadir untuk mengikuti proses verifikasi. ”Saya rasa sebagian besar dari mereka senang dengan adanya verifikasi serta pendataan ulang ini,” tuturnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *