Dewan Minta DPPKAD Inventarisir Aset Daerah

  • Whatsapp

SALATIGA, Jowonews.com – Komisi A DPRD Kota Salatiga meminta Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) untuk menganalisa produktivitas aset daerah yang nilai totalnya mencapai Rp1,5 triliun. Pasalnya, langkah itu perlu dilakukan  untuk mengetahui jumlah serta produktivitas aset yang ada.

Ketua Komisi A DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, aset daerah tersebut meliputi barang bergerak dan barang tak bergerak seperti tanah, jembatan, jalan, meubeler dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Analisa produktivitas aset daerah mendesak dilakukan guna mengetahui nilai ekonomi aset yang dimiliki Pemkot Salatiga. Sebab aset daerah merupakan modal untuk pengembangan investasi dan pembangunan,” ujar Dance,Jumat (22/1).

Dikatakan dia, bila  nilai ekonomis aset daerah diketahui secara riil, maka mendatang bisa membuat program investasi atau pembangunan yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah.

“Semisal dari total aset yang ada sebagian memiliki nilai ekonomis Rp500 miliar, berarti Pemkot Salatiga memiliki modal Rp500 miliar. Itu modal sangat besar yang bisa menjadi sumber pendapatan,” imbuhnya.

Dia menyatakan, sebelum melakukan analisa, DPPKAD harus melakukan inventarisasi ulang karena ada beberapa aset yang tidak diketahui keberadaannya. Selain itu, sejauh ini pihak DPPKAD juga belum memiliki data yang akurat terkait aset yang memiliki nilai ekonomi.

“Seperti aset yang berada di zona industri, DPPKAD belum memiliki data berapa luas aset tanah yang berada di zona tersebut. Semestinya, DPPKAD memiliki data itu. Sehingga pemkot bisa membuat program investasi,” imbuhnya.

Dance menambahkan, DPPKAD harus memiliki aplikasi untuk mendata aset daerah agar tidak ada lagi aset yang tidak diketahui keberadaannya.

“Menurut laporan, DPPKAD sedang menyiapkan aplikasi SIMBADA (sistim informasi manajemen barang daerah). Pembuatan aplikasi ini diperkirakan selesai pada akhir Januari ini,” ujarnya.

Ditanya tentang langkah Komisi A setelah analisa aset daerah selesai dan diketahui secara rinci nilai ekonominya, Dance menyatakan, pihaknya akan mendorong Pemkot Salatiga untuk membuat program pemberdayaan aset daerah. ” Semua sumber investasi dan pendapatan daerah, pemanfaatannya harus dioptimalkan guna mendongkrak pendapatan asli daerah  ( PAD),” pungkasnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *