Atap Roboh, Siswa SD Belajar di Parkiran

  • Whatsapp

KLATEN, Jowonews.com – Atap bangunan salah satu ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Kanisius Murukan, Kecamatan Wedi ambruk. Meski tidak ada korban jiwa, namun puluhan murid terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di area parkir sekolahan.

Dari pantauan di lapangan, ruang kelas yang ambruk merupakan ruang kelas IVA yang berukuran 7×6 meter. Untung saja, saat kejadian tidak ada siswa yang sedang berada di dalam kelas. Adapun jumlah siswa dalam kelas tersebut sebanyak 25 anak.

Bacaan Lainnya

“Untung saja, ambruknya atap tersebut tidak saat KBM dilakukan,” kata Kepala SD Kanisius Murukan, St. Karyono, JUmat (22/1).

Karyono menjelaskan, kejadian bermula saat tukang kebun sekolah  membuka pintu seluruh ruangan pada Kamis (21/1) sekira pukul 05.00 WIB.

Mengetahui atap bangunan hendak ambruk, lantas si tukang kebun menghubungi dirinya. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata dari kayu kuda-kuda ruangan terdengar bunyi gemeretak. Karena dirasa tidak aman bagi KBM siswa, dirinya memutuskan untuk mengosongkan ruangan kelas.

“Dibantu warga sekitar, kami bergotong royong mengeluarkan  meja, kursi, buku, almari dan lainnya ke halaman sekolah,” imbuh Karyono.

Tak lama setelah itu, lanjut Karyono, sekitar pukul 08.30 Wib atap bangunan runtuh. Ambruknya atap tersebut diduga karena kondisi kayu penyangga ruangan kelas yang sudah lapuk dimakan usia.
“Untungnya ketahuan terlebih dahulu sehingga tidak ada korban jiwa,” jelas Karyono.

Untuk sementara, murid kelas IVA diungsikan di area parkiran sekolah. Kegiatan KBM untuk sementara juga dilakukan di tempat tersebut sampai pembenahan selesai dilakukan. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *