Praktisi: Perjalanan Pendidikan Tentukan Keberhasilan Anak

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – Praktisi Pendidikandari School Development Outreach Bambang Irianto mengatakan, perjalanan pendidikan anak dari mulai jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi menentukan keberhasilan anak.

“Dalam menentukan perjalanan pendidikan untuk anak, orang tua perlu mempertimbangkan dan memastikan apakah selama pendidikan tersebut anak akan mengikuti proses pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan gaya belajar anak, memovitasi anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan tanpa merasa tertekan,” ujar Bambang, di Jakarta, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Perjalanan pendidikan itu yang akan mampu membekali anak dengan pengetahuan, keterampilan dan pembentukan sikap sehingga sukses menghadapi persaingan, baik di dalam maupun di luar negeri, katanya Di Tanah Air, tersedia beberapa pilihan layanan pendidikan yang mengacu pada sistem pendidikan atau menerapkan kurikulum yang berbeda sebagai pilihan seperti sekolah yang menerapkan kurikulum nasional, Cambridge, International Baccalaureate-IB, atau lainnya.

“Menentukan perjalanan pendidikan yang tepat berdasarkan sistem pendidikan yang sesuai dengan anak akan memberikan dampak luar biasa pada pengembangan akademis dan sosial anak. Hal ini akan menjadi penentu kunci keberhasilan anak di kemudian hari,” terang dia.

Orang tua juga perlu memastikan bahwa si anak mampu menyelesaikan pendidikan dalam sistem tersebut secara berkesinambungan dan utuh, dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi.

Selain memilih perjalanan pendidikan berdasarkan sistem pendidikan, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah perkembangan yang holistik dan terpadu (orang tua mempertimbangkan perjalanan pendidikan mana yang mampu mengembangkan baik kecakapan akademis maupun sosial anak secara utuh dan menyeluruh).

Pemilihan jalur pendidikan, kurikulum, dan fleksibilitas merupakan kebutuhan pendidikan yang disesuaikan dengan kecerdasan yang dimiliki setiap anak karena tingkatnya berbeda-beda, sehingga butuh perlakukan yang tepat terhadap anak dalam memenuhi kebutuhan pendidikan tersebut, demikian Bambang.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *