Embung “Kering” Suboto Dapat Alih Status

  • Whatsapp
SONY DSC

SEMARANG, Jowonews.com – Setelah mendapatkan temuan Embung yang kering dan tidak dapat digunakan di Desa Suboto, Kecamatan Ampel, Boyolali, Komisi D DPRD Jawa Tengah memberikan beberapa masukan kepada Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jateng yang memenuhi undangan di Gedung Berlian, Senin (25/1).

Sebelumnya, saat kunjungan lapangan ke Embung Mini Suboto tersebut, anggota Komisi D menyayangkan bahkan masyarakat sekitar yang ditanyai tidak mengerti embung tersebut akan digunakan untuk apa. Selain itu, mengenai pemilihan lokasi, lingkungan sekitar embung merupakan daerah tanaman pohon besar yang dapat hidup tanpa pengairan.

Bacaan Lainnya

Usai memberikan pemaparan mengenai erkembangan dan rencana pelaksanaan pembangunan PSDA dari APBD 2016, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah, Prasetyo Budie Yuwono menjelaskan bahwa Embung Suboto merupakan Jenis Embung Mini yakni embung yang menampung air hujan dan bukan untuk mengairi persawahan “Embung ada lima jenis,  embung mini ini lebih untuk tanaman holtikultura,” katanya.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa penentuan lokasi embung ini sudah dibicarakan dengan BAPPEDA, Dinas Pertanian, hingga Balai Penyuluhan Pertanian.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Moch Ichwan, memberikan masukan agar status jenis embung suboto yang berstatus embung mini ini dialihkan. “Saat ke embung suboto saya dapat informasi dari warga, diatas embung itu ada sumber air, berarti kan bisa alih status jenis embung menjadi jenis embung desa”.

Sebagaimana penjelasan Kepala PSDA, Embung Desa, merupakan jenis embung yang ada sumber air yang mensupplai. “Berarti kan permasalahan keringnya embung ini bisa selesai” pungkas anggota FPDIP ini.

Masukan Ichwan ini mendapatkan respon positif dari Kepala Dinas PSDA Jateng. Prasetyo menyatakan alih status jenis embung ini sangat memungkinkan sebagai solusi,”Embung Bagelen di Purworejo juga mendapatkan sumber air tambahan” jelas Prasetyo yang berjanji akan menyelesaikan permasalahan embung mini suboto ini.

Menambahkan masukan untuk Dinas PSDA, Sekertaris Komisi E yang memimpin pertemuan, Jayus, juga mengingatkan tentang pentingnya benefit embung ini.”Program Embung dari pemerintah provinsi ini sangat baik, jadi para pelaksana tugas nya tidak bisa asal-asalan, fisiknya memang 100 persen namun nilai kemanfaatannya harus diperjuangkan,” tutup Jayus. (JN17/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *