Parkiran RSUD Ambarawa Bikin Macet

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang diharapkan melakukan penataan parker RSUD Ambarawa. Pasalnya, RSUD tersebut sekarang ini minim tempat parker. Sehingga pengunjung banyak memarkir mobil dan motornya di luar area RSUD. Akibatnya jalan disekitar RSUD semprawut dan sering macet.

Retno Wijayanti (35) warga Bugisan Ambarawa menyatakan dirinya setiap hari melintas depan RSUD. Namun saat melintas depan rumah sakit, lalulintas lebih tersendat yang dikarenakan adanya angkutan yang mencari penumpang, keluar masuk pengunjung rumah sakit dan adanya parkiran yang tidak tertata.

“Kondisi ini tidak ada yang mengatur, semestinya jalan depan rumah sakit dikembalikan fungsinya lagi menjadi jalan umum. Parkir liar dan angkutan ngetem (mencari penumpang) dipindahkan,” ujar Retno di Ambarawa.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong. Ia menyatakan pemerintah dalam membuat bangunan fasilitas umum sepertinya tidak direncanakan secara matang. Karena tidak tidak sedikit bangunan yang area parkirnya sempit padahal pengunjungnya banyak.

“Semestinya SKPD, RSUD dan konsultan proyek saat akan melakukan pembangunan fasilitas umum harus memikirkan lahan parkir. Itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan, karena ketika fasilitas layanan ditambah tentu akan banyak pengunjung otomatis butuh parkir luas,” ujar The Hok Hiong,

Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa, yang tidak punya tempat parkir ideal. Masih banyak fasum yang dibangun tanpa memperhatikan lahan parkir. Padahal lahan parkir sangat penting, karena jika tertata parkirnya maka akan memperlancar lalulintas juga keamanannya.

“Sebab ketika banyak pengunjung yang datang dan sulit parkir, mereka pasti akan pergi. Contoh Pasar Kuliner itu parkirnya sempit, akhirnya pengunjung pada pergi karena kehabisan tempat parkir,” katanya. 

Menurut The Hok, RSUD Ambarawa juga semestinya memikirkan masalah parkir. Sebab seiring dengan penambahan fasilitas pelayanan jumlah kunjungan akan meningkat. Hanya saja menurut The Hok, RSUD Ambarawa memang kesulitan lahan, sebab lahannya sudah habis untuk pembangunan.

“Kalau perlu bisa melakukan kerjasama dengan pemilik lahan di sekitar rumah sakit atau bisa membuat baseman,” tandasnya.

Dirut RSUD Ambarawa dr. Rini Susilowati mengakui saat ini rumah sakit yang dipimpinnya sudah melakukan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan. Hanya saja untuk tempat parkir memang masih terbatas. Sebab lahannya juga terbatas. Sehingga banyak kendaraan yang di parkir di pinggir-pinggir jalan di luar rumah sakit.

“Saya saja sering tidak kebagian tempat parkir, karena penuh. Tapi tidak mengapa, sebab ini juga dalam rangka pelayanan dan memang masih diupayakan perluasan parkirnya,” kata.

Menurut Rini, pihaknya sudah lama memikirkan tempat parkir. Namun luas lahan di RSUD Ambarawa terbatas, sehingga sulit untuk perluasan tempat parkir. Tetapi pihaknya sudah punya rencana lain, termasuk kerjasama dengan pemilik lahan di sekitar rumah sakit. Wacana tersebut menurut Rini tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat, sebab butuh pembahasan lebih dalam. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *