Penyadapan Bukan Momok Lagi

  • Whatsapp
: Kepala Divisi Riset dan Pengembang Produk, Sujoko sedang memberikan penjelasan terkait fungsi dari alat antisadap

SEMARANG,Jowonews.com Kasus sadap-menyadap merupakan hal yang tidak asing terjadi di Indonesia. Bahkan tindak penyadapan ternyata telah mengintai Indonesia sejak lama. Tidak hanya terjadi pada pejabat negara, penyadapan juga mengintai warga negara Indonesia.

Selain di Indonesia, kasus penyadapan juga ramai menjadi perbincangan dunia. Seperti yang dibeberkan dokumen Wikileaks puluhan Kepala Negara telah menjadi korban penyadapan. Bahkan, beberapa waktu lalu email direktur CIA berhasil diretas oleh seorang pelajar SMA di Amerika Serikat (AS).

Bacaan Lainnya

Namun, kini Indonesia boleh berbangga karena telah memiliki sebuah pabrik mesin sandi pertama di Indonesia melalui PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK). Perusahaan pelopor teknologi enkripsi antisadap Indonesia itu telah meresmikan pabrik mesin sandi di kawasan industri Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan pada akhir Desember 2015 lalu.

President Director PT ICK Agung S Bakti menjelaskan pendirian pabrik mesin sandi merupakan langkah besar bagi bangsa Indonesia. Karena tidak semua negara mampu mengembangkan teknologi enkripsi sendiri. Apalagi membangun pabrik mesin sandinya.

“Ini merupakan langkah besar bagi Indonesia. Hal ini untuk memutuskan kebergantungan Indonesia pada teknologi keamanan komunikasi asing. Semakin bergantung pada produk asing, celah keamanan juga semakin terbuka,” kata Agung, saat dihubungi di Semarang, Jumat (29/1)

Dia berharap, Pemerintah dapat menelurkan banyak regulasi yang membantu pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Karena, menurutnya salah satu kunci kedaulatan bangsa adalah mandiri dalam teknologi terutama terkait pertahanan dalam negeri.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *