23 Pelajar SD Keracunan Manisan

  • Whatsapp
ilustrasi manisan. ist

SALATIGA,Jowonews.com – Sedikitnya 23 siswa-siswi kelas IV di SD Mangunsari 05, di Jalan Hasanudin No.83, Sidomukti, Salatiga, Senin (1/2) mengalami keracunan yang diduga dari  manisan yang dimakannya. Mereka mengalami gejala mual, sakit perut dan pusing.

Oleh pihak sekolahan, para siswa tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Mangunsari. Setelah mendapat pengobatan, sebagian besar siswa diijinkan pulang . Namun hingga siang, masih ada lima siswa yang tetap di Puskesmas, karena gejala keracunan tersebut belum hilang.

Bacaan Lainnya

Petugas dari Polsek Sidomukti yang mengetahui kejadian ini langsung  turun tangan dengan mendatangi sekolahan dan Puskesmas Mangunsari. Petugas dari Polsek yang dipimpin Kanitreskrim AKP Joko Lelono mendata jumlah siswa yang  diduga keracunan dan meminta keterangan dari para korbannya yang masih berada di Puskesmas.

Menurut pengakuan Syifa, manisan yang diduga pemicu keracunan itu  pemberian ( oleh-oleh) dari teman kelasnya yang habis berpergian dari Jakarta. Ada dua jenis rasa manisan itu, rasa jeruk dan salak.

“Jadi satu kelas makan. Namun tidak semua anak mengalami keracunan,” kata Syifa. Dikatakan Syifa, di kelasnya yaitu di kelas empat ada 32 siswa.

Dikatakan Syifa, beberapa saat setelah makan manisan itu, ia merasakan mual dan sakit perut serta kepala pusing. Ternyata gejala ini juga dirasakan juga oleh puluhan siswa lainnya. “ Tidak lama setelah memakan manisan itu, perut saya sakit, kepala pusing,” katanya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Nayla, teman sekelas Syifa ini juga merasakan hal yang sama, yaitu kepala pusing, mual, sakit perut dan berkeringan dingin. Tanggap dengan kejadian yang dialami  oleh muridnya, pihak sekolahan langsung membawa siswa tersebut ke Puskesmas Mangunsari dengan mencarter angkot.

Kemudian oleh pihak Puskesmas mereka langsung diberi obat. Banyak siswa yang kondisinya cepat membaik setelah diberi obat. Namun ada yang masih merasakan gejala pusing dan sakit perut. sehingga hingga siang, masih tetap bertahan di Puskesmas.

Joko Susanto (45) penjaga sekolah SD Mangunsari 05 yang mengantarkan para siswa ke Puskesmas mengatakan, yang keracunan adalah siswa kelas IV yang jumlahnya sekira 23-an anak.

Sepengetahuannya, gejalanya sakit perut, mual dan pusing itu dialami setelah para siswa makan manisan pemberian temannya. “Manisan kenyal seperti permen lunak bentuknya kapsul, rasa jeruk dan salak, mereknya kalau tidak salah Huang Seng,” katanya.

Dikatakan dia, para siswa juga ada yang muntah dan muntahannya berwarna coklat, seperti warna manisan rasa salak yang dimakan sejumlah siswa.

“Mungkin yang bisa muntah, terus plong ( tidak keracunan). Tapi bagi yang tidak muntah, akhirnya pusing dan sakit perut,” katanya.

Sementara, Kepala Puskesmas Mangunsari, dokter Andina Widiastuti mengatakan, ada sekitar dua puluhan lebih anak SD Mangunsari yang diobatkan ke Puskesmasnya karena mengalami gejala pusing, mual dan sakit perut.

“Langsung kami kasih obat, dan sekitar satu jam kemudian kondisinya membaik dan kita ijinkan pulang. Namun masih ada beberapa yang bertahan di Puskesmas karena masih mengalami pusing dan mual,” katanya.

Dilihat dari gejalanya, kata Andini, mirip gejala keracunan. Namun untuk memastikan zat apa yang menyebabkan keracunan, pihak Puskesmas sudah mengambil sampel sisa manisan untuk dites di laboratorium.

”Kami sudah berkoordinasi dengan pihak DKK Salatiga untuk menguji zat di manisan itu yang menyebabkan gejala keracunan,” imbuhnya.

Sementara Kanitreskrim Polsek Sidomukti AKP Joko Lelono mengatakan, setelah mengetahui ada siswa keracunan, petugas langsung ke lokasi kejadian ( SD Mangunsari 05). Kemudian juga ke Puskesmas Mangunsari untuk mendata dan meminta keterangan dari para siswa yang keracunan. “ Untuk mengetahui keracunan apa, kami berkoridnasi dengan pihak Puskesmas yang sudah mengambil sampel makanan untuk dicek ke laborat,” ujarnya. (JN01/Jn16)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *